Ariyanto Hendrata: Pemkot Jangan Tutup Mata Soal Sektor Pendidikan Nonformal dan Swasta

Bekasi.pks.id – Agenda jaring aspirasi yang dilaksanakan anggota dewan dari fraksi PKS, Ariyanto Hendrata dilaksanakan di Jakasampurna, Bekasi Barat beberapa waktu lalu (29-31 Mei). Dalam reses tersebut masyarakat sempat mengeluhkan minimnya perhatian Pemkot Bekasi terhadap Sekolah Islam Swasta “Berkarakter”.

Seperti yang dikeluhkan masyarakat Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat. Saat Ariyanto melakukan reses di kantor RW 17 didapati keluhan masyarakat terkait hal tersebut.

“Jadi ada sekolah Islam swasta yang kekurangan kelas lantaran kebanyakan murid, ironisnya mereka tidak menarik SPP atau uang bangunan yang besar lantaran sekolah tersebut dibangun khusus buat para dhuafa,” ujarnya.

Padahal, lanjut anggota DPRD Kota Bekasi dari Dapil V Bekasi Barat-Medan Satria ini, lembaga pendidikan seperti ini berperan besar atas pembangunan karena bisa mencetak sumber daya manusia yang berkarakter.

“Artinya Pemkot Bekasi harus hadir di sana, karena semakin baiknya kualitas pendidikan maka kita bisa bentengi anak-anak dan generasi bangsa dengan karakter kebangsaan dan agama yang kokoh,” ujarnya.

Ariyanto mengakatan jumlah sekolah swasta di Bekasi banyak, dan banyak juga membutuhkan uluran tangan dari pemerintah. Sebab, selama ini mereka hanya mengandalkan bantuan dari para donatur. “Perlu ada kebijakan untuk membantu, seperti bantuan hibah atau bantuan lainnya,” katanya.

“Kota Bekasi ini mencapai IPM tertinggi kedua se-Jawa barat, artinya pemerintah jangan tutup mata soal sektor pendidikan nonformal dan swasta yang juga berperan banyak dalam pembangunan,” pungkasnya. (*)

Source: bekasimedia

Be the first to comment on "Ariyanto Hendrata: Pemkot Jangan Tutup Mata Soal Sektor Pendidikan Nonformal dan Swasta"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*