Peduli Permasalahan Keluarga, RKI Latih Ratusan Calon Konsultan Berkompeten

BEKASI.PKS.ID – Keluarga merupakan lingkup kecil sebuah negara. Permasalahan dalam keluarga sedikit banyak akan berpengaruh terhadap permasalahan negara. Di Indonesia sendiri, permasalahan yang dihadapi keluarga cukup kompleks. Mulai dari perceraian, KDRT, pengasuhan anak dan lain sebagainya.

Melihat banyaknya permasalahan keluarga di Indonesia, Rumah Keluarga Indonesia DPD PKS Kota Bekasi menggelar kegiatan Pelatihan Konsultan Keluarga untuk ketua UPPA di gedung Bellavista, Jatimakmur, Pondok Gede, Ahad (20/8). Kegiatan berisi pembekalan materi konsultasi keluarga ini diikuti oleh perwakilan konsultan keluarga dari 12 DPC PKS sekota Bekasi.

Tiga narasumber berkompeten dihadirkan agar bekal wawasan peserta semakin matang. Antara lain pasangan suami istri Ustadz Musyaffa Abdur Rahim dan Ustadzah Amiroh Nafisah serta Dr. Iqbal dari DPP PKS.

Ketua Pelaksana kegiatan, Lely Latifah menyatakan, ini merupakan salah satu upaya meringankan beban pemerintah dalam mengurus permasalahan di masyarakat yang bermula dari konflik keluarga. Oleh karena itu, RKI pun selama ini tidak bekerja sendiri tetapi bergabung dengan Dinas P2TP2A yang juga mengurusi hal serupa. Dan kegiatan ini adalah salah satu program yang digulirkan di DPD setelah sebelumnya para trainer mendapat pembekalan di DPP PKS.

Pembekalan hari ini, kata Lely dirasa perlu mengingat permasalahan keluarga di kota Bekasi tidak sedikit. Para guru mengaji atau murobbi sering kali menerima keluhan dari para muridnya (mutarobbi) bahkan juga dari masyarakat. Melihat banyaknya masalah tersebut, maka setidaknya, di 12 kecamatan kata Lely harus memiliki para konsultan berkompeten yang siap membantu menyelesaikan masalah keluarga sesuai batasan-batasan tertentu.

“Pembekalan ini perlu supaya permasalahan-permasalahan bisa selesai di sekup kecil. Oleh karena itu semua peserta diberi kompetensi jadi akan memudahkan tim konsultan pusat,” kata Lely.

Materi yang diberikan seputar konsultasi keluarga juga etika penanganannya, dasar-dasar konsultasi juga batasan-batasannya kerja atau wilayah kerja para konsultan.

Lely melanjutkan, follow up dari kegiatan ini nantinya akan dibentuk Tim konsultan keluarga di DPD PKS Kota Bekasi.

“Kita ingin membantu dengan sebatas kewenangan kita, maka dibuatlah pembekalan seperti ini. Adapun bentuknya nanti ke masyarakat bisa penyuluhan, pendampingan, terapi dan lain-lain,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Bekasi, Dr Andi Andriansyah menyampaikan bahwa dalam dakwah memang diperlukan “Akh An-nashr”. Saudara berjiwa penenang-penolong, yang memiliki kompetensi mengelola masalah yang dihadapi dan bisa menolong orang lainnya juga, terutama masalah keluarga dan turunannya. Oleh karena itu, kata Andi pembekalan ini adalah salah satu kegiatan yang dirasa perlu guna membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

Terakhir, Lely Latifah berharap acara hari ini bisa menambah bekalan dan para peserta yang memang sudah memiliki wawasan lebih bisa lebih menguatkan kompetensinya dan lebih termotivasi serta bisa membantu permasalahan di masyarakat dengan baik dan benar sesuai kewenangan para konsultan keluarga. (An)

1 Comment on "Peduli Permasalahan Keluarga, RKI Latih Ratusan Calon Konsultan Berkompeten"

  1. Alhamdulillah sangat bermanfaat program ini. Saya sedikit banyak jadi tahu tentang teori, rambu-rambu, langkah-langkah, serta teknik ketika diminta untuk membantu menyelesaikan masalah keluarga atau masalah sosial

Leave a comment

Your email address will not be published.


*