BEKASI.PKS.ID – Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto mengaku terkejut dengan antusiasme yang luar biasa dari anak muda Kota Bekasi menyambut peluncuran program yang diusungnya yaitu Kartu Pasti Kerja (KPK).
Kesan tersebut ia sampaikan di hadapan ratusan anak muda Kota Bekasi yang menjadi peserta talkshow “Ngobrol Asyik Soal Kerja” di Rumah Makan Margajaya Bekasi Selatan, Minggu (8/4/2018).
Nur Supriyanto menjelaskan panitia peluncuran Kartu Pasti Kerja (KPK) awalnya hanya menargetkan seratus orang peserta melalui pendaftaran online. Namun setelah dibuka ternyata melebihi target semula.
“Hari pertama pendaftaran sudah cukup kuota seratus orang. Eh hari kedua dan hari ketiga nambah terus sampai 500 orang,” paparnya.
Kondisi ini, membuat Nur Supriyanto kagum dengan kekuatan sosial media. “Satu sisi saya kagum, betapa cepatnya sosmed. Sisi lain saya miris, ternyata banyak pengangguran di Kota Bekasi yang harus diberikan perhatian,” katanya.
Data terbaru, kata Nur menyebutkan 110 ribu menganggur alias tidak punya pekerjaan di Kota Bekasi. Terus bertambah setiap tahunnya.
Di sisi lain, menurut Nur Supriyanto, ribuan anak muda Bekasi berkreativitas di luar Bekasi. Mereka mengekspresikan diri di luar tanah kelahirannya.
Kondisi ini, menurutnya butuh solusi. “Tiga Minggu lalu jalan-jalan bareng Sandiaga Uno. Beliau sendiri yang mengatur tanggal ini. Sepanjang perjalanan saya ngobrol dengan beliau. Dia bertanya apa masalah di Bekasi yang harus diprioritaskan? saya jawab pengangguran,” tegasnya.
Di Jakarta, lanjut Nur Supriyanto, OK OCE cukup efektif merekrut tenaga kerja. Di Bekasi itu apa yang cocok?
“Maka dengan itu saya meluncurkan KPK. Saya ingin memberikan harapan yang pasti Insya Allah bagi kaum muda Bekasi. Ada dua hal, pertama diarahkan betul-betul jadi tenaga kerja. Kedua ingin membuka ruang lebih luas untuk wirausaha. Untuk wirausaha, kami sudah melakukan kajian, usaha berbasis IT sangat terbuka untuk terus dikembangkan,” ujarnya.
Saat konferensi pers, Nur Supriyanto menegaskan program ini dapat langsung dikerjakan ketika dirinya menang Pilkada dan dilantik.
“Program ini bisa langsung berjalan ketika nanti kami menang Pilkada, Insya Allah. Karena semuanya telah disiapkan, tinggal dijalankan,’ tukasnya.
Sementara itu Ketua panitia acara, Drajad Kardono dalam sambutannya mengatakan launching Kartu Pasti Kerja ini adalah program kedua. “Sebelumnya kami sudah launching KBM (Kartu Bekasi Maju). Kartu ini membantu warga kota Bekasi untuk mempermudah layanan kesehatan, pendidikan dan sosial bagi yang tidak mampu.”
Kartu Pasti Kerja (KPK) ini, menurut Drajad, diluncurkan karena pihaknya sadar setiap tahun jumlah lulusan sekolah lebih besar dari jumlah kesempatan kerja.
“Ini adalah salah satu permasalahan yang timbul di kota Bekasi. Harapannya, setelah selesai sekolah, baik itu SMA, SMK maupun sarjana, kami ingin mencarikan solusi untuk warga. Ini berdasarkan studi dan analisa. Ini akan dijalankan ketika NF menang di Bekasi,” jelasnya.
***
DPDPKSKOTABEKASI - DPC PKS Medan Satria menggelar kegiatan halal bihalal yang berlangsung meriah dan penuh…
DPDPKSKOTABEKASI.ID- – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PKS Kota Bekasi menggelar kegiatan Tarhib…
DPDPKSKOTABEKASI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Satria menggelar Rapat…
DPDPKSKOTABEKASI - Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, B.Eng., mengeluarkan arahan kepada seluruh…
DPDPKSKOTABEKASI— Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Bekasi, Syafiq Fadlu Rahman, menegaskan bahwa…
DPDPKSKOTABEKASI — Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, Heri Koswara, secara resmi membuka…