Masih Pandemi, PKS Bekasi Barat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Online

BEKASI.PKS.ID – DPC PKS Kecamatan Bekasi Barat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (14/11/2020) secara daring atau online. Maulid kali ini mengambil tema, “Maulid Nabi Momentum Evaluasi Mahabbah kepada Rasulullah SAW.” Ulama dari Bekasi Barat, KH Syamsul Bahri diundang sebagai penceramah utama.

Mengikuti protokol kesehatan di masa Pandemi Covid 19, peserta yang hadir di Sekretariat DPC PKS Bekasi Barat dibatasi hanya Ketua DPC Fendaby Surya Putra, Sekretaris DPC Mohamad Hamzah, Kabid Kaderisasi Ustadz Jajang Setiadi dan tim panitia. Sedangkan kader, anggota dan simpatisan, termasuk Ketua DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara bergabung secara daring melalui kanal zoom meeting dan youtube.

Maulid dibuka dengan penampilan Tim Hadroh Nidaussalam, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan kitab barjanzi yang dipimpin tokoh senior PKS Bekasi Barat Ustadz Kadarusman Somad. Kemudian Ustadz Jajang Setiadi melanjutkan dengan tilawah Al Quran Surat Al Ahzab ayat 21-25.

“Walaupun acara ini dilakukan secara virtual karena masih dalam masa pandemi covid 19 namun Insya Allah mudah-mudahan tidak mengurangi kekhusyukan dan bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Dan kita berdoa semoga Allah mengangkat covid 19 ini dari muka bumi kita,” ungkap Ketua DPC PKS Bekasi Barat Fendaby Surya Putra dalam sambutannya.

“Kita sekarang ada di penghujung bulan Rabiul Awwal. Kita sama-sama tahu bahwa Rabiul Awal itu adalah bulannya kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sosok yang sangat luar biasa. Ini juga diakui oleh non muslim. Bahkan sejarawan Barat bernama Michael Hart dalam bukunya, 100 orang paling berpengaruh dalam sejarah dunia, menempatkan Nabi Muhammad di urutan pertama. Alasannya adalah Nabi Muhammad menjadi satu-satunya orang yang mengalami kesuksesan luar biasa. Baik soal agama maupun dunia. Nabi Muhammad adalah pemimpin umat Islam, pemimpin negara, pemimpin militer, hakim yang adil, pedagang yang jujur, suaminya yang romantis. Itu semua tercantum dalam diri Nabi Muhammad SAW,” sambung Fendaby.

Jikalau sejarawan barat saja mengakui kehebatan Nabi Muhammad, kata Fendaby, maka kita selaku umat Islam harus lebih lagi. “Kita tahu, kita baca sejarahnya sebelum Nabi Muhammad lahir sampai wafat. Dan tentu kita tidak rela ketika Nabi Muhammad diolok-olok, tidak akan rela ketika Nabi Muhammad dijadikan candaan dalam bentuk karikatur. Kita tidak akan rela dan bersuara menolak terhadap kebebasan yang tidak bertanggungjawab ini,” pungkasnya.

Be the first to comment on "Masih Pandemi, PKS Bekasi Barat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Online"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*