Lomba Baca Kitab Kuning Tingkat Kota Berlangsung di Kantor DPD PKS Kota Bekasi

BEKASI.PKS.ID – Fraksi PKS menyelenggarakan lomba baca kitab kuning dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional 2020. Kitab yang dibaca adalah kitab Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin Abdul Aziz Al-Malbary.

Ahad (28/11/2020) ini babak penyisihan Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK)Tingkat Kota berlangung di Kantor DPD PKS Kota Bekasi. Adapun para Dewan juri LBKK Tingkat Kota antara lain K.H Musyafa Muin, K.H Ahmad Zamakhsari dan Ustadz Jamalulail dari MUI Kota Bekasi.

Peserta LBKK berjumlah 12 orang. 9 peserta Yang terdaftar secara offline antara lain Ahmad Maulaya Anwar, Ahmad Taufik, Farhan Dimyati, Rizky Mawardi , Ulfi Suwaibah, Muhammad rizky dan Muhammad Iqbal.

3 peserta yang terdaftar secara online ada dua orang yakni Deden Ikmal dan Dhiyaulhaq.

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS sekaligus perwakilan Bidang Pembanguan Umat (BPU) PKS Kota Bekasi, Alimudin menyatakan LBKK diselenggarakan dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional juga Peringatan 16 tahun Fraksi PKS DPR-RI

“Ini program yang baik dan rutin setiap tahun. Saya di sini sebagai BPU struktur DPD PKS , yaitu Bidang Pembangunan keumatan (BPU) yang diamanahkan sebagai penyelenggara LBKK, mengapresiasi acara ini dan berterima kasih kepada para santri di kota Bekasi yang ikut serta acara LBKK,” ujar Alimudin.

BPU, kata Alimudin beririsan dengan keumatan, bersinergi membangun umat.
“Umat ini harus kita bangun dan gali potensinya karena umat adalah aset Islam, SDM yg harus kita jaga, harus kita rawat. Untuk Kemuliaan Islam dan Umat Islam,” jelasnya.

LBKK ini terselenggara dengan tujuan membentuk umat yang memiliki kecerdas spiritual, emosional, intelektual maupun kecerdasan sosial.

“LBKK menjadi salah satu satu stimulus menuju umat yang cerdas.

Karena LBKK kaitannya dengan diujinya pengetahuan ilmu Nahwu shorof. Salah satu cabang ilmu tata bahasa Arab.
Sehingga selain jadi stimulus umat untuk menjadi santri karena santri cerminan kepribadian baik, memiliki amal sholeh dan memiliki keimanan yang kokoh dan konsisten. Inilah yang jadi kemuliaan Islam,” imbuhnya.

Selain untuk membentuk kepribadian yg memiliki kecerdasa spiritual, kata Alimudin, LBKK ini menjadi ajang evaluasi para santri untuk mengukur kemampuan dirinya sehingga bisa lebih semangat memperdalam keilmuan. Karena ini akan menggali skill kepribadian para santriwan santriwati.

“Seperti Rasulullah memiliki sifat Sidiq dan Amanah (berkaitan dg kepribadian) dan Tabligh Fathonah (bagian dari skill). Sehingga kesempurnaan umat Islam harus seimbang antara kepribadian yg sholeh dan memiliki kemampuan/skil sesuai dg minat dan bakatnya,” katanya.

Lomba ini juga menjadi penyemangat umat, evaluasi keilmuan Santri tentang pemahaman ilmu nahwu shorof, Nahwu shorof ilmu yg mempelajari
supaya bisa menulis, membaca dan menterjemahkan bahasa Arab.

“LBKK ini memiliki satu pembelajaran buat kita adalah dalam rangka memberikan literasi wawasan umat Islam. Insya Allah dengan adanya juri-juri yang andal. Dengan pertanyaan mendalam ini akan membuka ruang pola pikir dan penambahan wawasan yg luas bagi para santri,” tukasnya.

Alimudin mewakili BPU sangat berharap tahun-tahun berikutnya LBKK akan lebih banyak peminatnya.
Lebih banyak yang berminat mempelajari dan mendalami ilmu Nahwu Sharaf.

“Kami dari BPU berterima kasih kepada fraksi PKS, kepada para kiai, Ustadz dan ulama serta Ponpes yang sudah mendorong dan mengikutsertakan santrinya mengikuti LBKK yang diadakan oleh PKS ini.

Mudah-mudahan dengan wadah ini, dengan LBKK Ini adalah bagian kita untuk membentuk masyarakat yang unggul,” pungkasnya. (A)

Be the first to comment on "Lomba Baca Kitab Kuning Tingkat Kota Berlangsung di Kantor DPD PKS Kota Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*