RKI Talk Jatisampurna, Muslimah Cerdas Pandai Kelola Keuangan Keluarga

Keuangan KeluargaPola mengurus keuangan keluarga

DPDPKSKOTABEKASI – Agenda rutin diadakan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Talk, DPC PKS Jatisampurna melalui platform Zoom Meeting Online, Sabtu (27/03).

Mengangkat tema keuangan, RKI Talk kali ini membahas bagaimana seorang muslimah mengelola keuangan keluarga.

Tema menarik ini disampaikan oleh Dr. Nursanita Nasution, S.E., Ak., M.E., seorang dosen di beberapa instansi pendidikan dan berkompeten di bidang finansial dan keuangan.

Dalam RKI Talk ini beliau menyampaikan, bahwa seorang muslimah harus pandai dalam mengelola keuangan atau finansial planner khususnya bagi yang sudah berkeluarga.

Sebagaimana ia paparkan, Allah Subhanahu Wata’ala menyukai seorang hamba yang kuat dibanding yang lemah.

“Agar menjadi seorang hamba yang kuat, maka diperlukan untuk menjaga kesehatan. Selain itu, Allah menyukai seorang hamba yang berani, artinya ialah yang memiliki mental merdeka dan jiwa yang menghamba hanya kepada Allah, tidak takut miskin, peduli sesama, berani berinfaq, menyantuni anak yatim, rajin untuk silaturrahmi, dan senantiasa berkhusnudzon,” ujar Nursanita Nasution.

“Untuk menjadi kriteria seorang hamba yang kuat dan berani, maka salah satu caranya ialah cerdas dalam mengatur keuangan dengan bijak,” tegas pemateri bergelar Doktor tersebut.

Nursanita menuturkan, seseorang yang tidak berhutang ialah manusia yang kaya, mandiri, merdeka, mampu memenuhi dan mencari solusi untuk menutupi keperluan keluarganya.

“Cara yang paling tepat dalam mengatur finansial ialah harus berhemat dan menghindari perilaku boros atau konsumtif, sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al-Isra ayat 26-27, bahwasanya Allah melarang perbuatan menghambur-hamburkan harta dengan boros, karena perbuatan boros merupakan saudara-saudara syaitan,” terang Nursanita mengutip ayat di dalam Al-Qur’an.

Nursanita menerangkan, Agar menjadi seorang yang hemat, harus pandai dalam merencanakan antara kebutuhan dan pengeluaran, sehingga jika memang kebutuhan bertambah maka seharusnya pemasukan pun ikut bertambah. Serta jangan lupa untuk terus meminta dengan berdo’a kepada Allah yang Maha Kaya.

“Jika kondisi pendapatan tidak bertambah, maka pengeluaran harus dikurangi. Minimalisir pengeluaran lakukan dengan mengerjakan semua mendiri. Meminimalisir membeli barang, belilah seperlunya dan rawat yang telah dimiliki,” ungkap Nursanita.

Dalam penutupnya Nursanita memberikan tips, bahwasanya sebagai muslimah perlu menerapkan sistem efektif dan efisien dalam mengatur keuangan. Dapat dikatakan efektif apabila mampu membaca situasi, tidak mudah kecewa, dan tidak mengeluh. Sedangkan efisien berupa tidak membeli barang baru kecuali menyedekahkan yang lama, tidak terlalu memiliki banyak barang terutama yang tidak begitu diperlukan, serta rajin berpuasa.

Dihubungi pasca event Novi Andaryani, selaku Ketua BPKK DPRa PKS Jatiranggon mengungkapkan, bahwa RKI Talk merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan oleh RKI DPC PKS Jatisampurna.

“Terkait Acara yang berlangsung sekitar dua jam kemarin, alhamdulillah berjalan dengan lancar serta dihadiri lebih dari 90 partisipan. Tim panitia dari RKI DPRa Jatiranggon telah berusaha mempersiapkan acara dengan baik. Alhamdulillah peserta menyambut dengan antusias RKI Talk kali ini,” ujar Novi.

“Semoga RKI Talk dapat terus menyajikan tema-tema menarik pada kajian-kajian selanjutnya, sehingga antusiasme para peserta dapat terus bertambah,” imbuh Ketua BPKK DPRa Jatiranggon ini mengakhiri. (FN)

Be the first to comment on "RKI Talk Jatisampurna, Muslimah Cerdas Pandai Kelola Keuangan Keluarga"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*