RKI Pondokgede Gelar Webinar Produk Branding; Cara Jitu agar Jualanmu Laku

Jualan OnlineRKI Pondokgede gelar seminar jualan online

DPDPKSKOTABEKASI – Sabtu, (6/11/2021), Rumah Keluarga Indonesia Pondokgede menggelar webinar Produk Branding bertema ‘Cara Jitu agar Jualanmu Laku’ secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Dalam kesempatan ini, RKI Pondokgede menghadirkan Latu Har Hary, Anggota komisi V DPRD Kota Bekasi sebagai keynote speaker, Ilfi Tanzila, Desainer Grafis Bank Indonesia selaku Narasumber dan Fakhitah Shabirah, Exchange Student Japan ’17 selaku moderator.

Ketua Pelaksana kegiatan webinar, Fathia menjelaskan bahwa branding produk sangat dibutuhkan di era seperti ini. Oleh karena itu ia berharap melalui webinar tersebut, para peserta dapat mendapatkan wawasan lebih terkait seluk beluk product branding sehingga bisa selangkah lebih maju dalam berwirausaha atau berniaga.

Sementara itu, Latu Har Hary selaku keynote speaker mengatakan branding “it’s a must” atau menjadi sebuah keharusan. Bukan saja soal barang dan jasa, kata Latu branding ini juga berlaku dalam berkegiatan di partai politik, PKS salah satunya sebagai partai dakwah.

Dirinya berpesan kepada peserta agar memiliki tujuan sebagai market leader, bukan sekadar jadi followers.

“Di benak kita apapun yang nantinya dilakukan, kita orang pertama yang jadi Market Leader bukan follower. Kita ciptakan satu hal yang bakal dikenal masyarakat. Oleh karena itu product branding itu penting agar yang kita jual bisa diterima di pasaran, oleh konsumen. Selain itu antara perusahaan, produk dan konsumen harus tertaut, ada keterikatan. Jika sudah demikian, maka 1000 persen akan sukses,” ujarnya.

Ia menambahkan, marketing itu sama dengan berdakwah. Mencari cara supaya “produk” diterima dengan baik dan benar oleh masyarakat (konsumen).

Ilfi Tanzila selaku narasumber menjelaskan bahwa penjenamaan atau branding itu diciptakan di dalam pikiran. Ia mencontohkan beberapa nama brand ternama dengan tagline yang terkenal serta diingat masyarakat, sehingga para peserta bisa memiliki gambaran tentang brand dan branding.

“Branding ibarat manusia yang dapat kamu rasakan lewat produk layanan dan organisasinya, branding adalah “they say” yang mereka katakan, bukan “you say” yang kita atau kamu katakan,” ujar Ilfi.

Selain itu, dalam upaya memasarkan produk, kata Ilfi perlu diperhatikan juga targetnya, antara lain demografi dan geografi. Demografi meliputi umur, penghasilan, tingkat pendidikan, status pernikahan juga pekerjaan. Sementara target geografi meliputi lingkungan kota, provinsi, atau negara bagian atau negara. Radius jarak calon pelanggan, dan kriteria dan karakteristik pasar.

Adapun untuk membangun penjenamaan, kata Ilfi setidaknya pengusaha atau calon pengusaha perlu memperhatikan hal-hal berikut;

  1. memahami masalah
  2. Memulai dengan fondasi yang kuat
  3. Artikulasi pesan
  4. Membangun tagline dan pemosisian
  5. Membuat logo
  6. Membuat visual identity
  7. Mengintegrasikan penjenamaan, dan
  8. Konsisten

Terakhir dirinya menekankan bahwa produk yang dijual haruslah memiliki nilai dan perlu dibuat semenarik mungkin sehingga konsumen percaya kualitas dan tertarik membelinya.

“The brand stand for something that they believe,” tukasnya, yang berarti merek itu mewakili sesuatu yang mereka yakini.

Ilfi berharap, para peserta dapat mengambil manfaat dari materi yang ia sampaikan sehingga bisa lebih semangat mengembangkan bisnis atau usaha yang sedang atau akan dijalani. (An/iwhl)

Be the first to comment on "RKI Pondokgede Gelar Webinar Produk Branding; Cara Jitu agar Jualanmu Laku"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*