DPDPKSKOTABEKASI – DPC PKS Bekasi Barat menggelar launching Forum Ayah, di Bintara, Bekasi Barat, Ahad (13/11/2022) pagi.
Launching Forum Ayah PKS Bekasi Barat ini dihadiri oleh Ketua DPC PKS Bekasi Barat Fendaby Surya Putra dan Ketua Rumah Keluarga Indonesia (RKI) PKS Bekasi Barat Chairun Nisa.
Fendaby Surya Putra mengatakan kegiatan ini adalah berbagi kebahagiaan buat para ayah di Bekasi Barat, serta untuk lebih menguatkan peran ayah dalam keluarga.
“Hari ayah memang buat kita mengingat jasa orangtua kita. Kita seperti ini berkat jasa orangtua kita. Peran seperti itu perlu kita tiru. Agar generasi berikutnya bisa lebih hebat. Bangga menjadi orang Islam, bangga menjadi Indonesia yang berguna bagi Nusa bangsa,” ujarnya.
Sedangkan tentang pembentukan Forum Ayah Bekasi Barat, Fendaby Surya mengatakan tujuannya adalah agar semuanya sama-sama paham bahwa keluarga adalah kunci utama agar generasi berikutnya lebih hebat.
Ayah adalah kepala keluarga. Mendidik anak bukan tugas ibu saja. Mendidik anak menjadi tugas bahkan tanggung jawab ayah. Bukan hanya, ‘Bu urusin anak. Saya mau keluar.’ Anak bagaimana pun butuh ayah. Agar dia kuat. Agar dia tahu arah hidupnya.”.
Ia melanjutkan, kasihan anak kalau tidak ada figur ayah. Dia akan mencari figur ayah di tempat lain. Ayah punya peran yang sangat sentral. Ayah adalah fondasi bagi bangsa dan negara.
Kegiatan ini juga diisi dengan berbagi pengalaman dari ayah-ayah yang sudah makan asam garam kehidupan dalam mendidik anak.
Salah satunya dari Pengurus Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) DPD PKS Kota Bekasi Pudji Puryono bersama istrinya Siti Rochimah.
Usia pernikahan mereka sudah 39 tahun, dan dikaruniai enam orang anak. Semuanya para penghafal Al-Qur’an. Ada yang sepuluh hingga hafidz tiga puluh juz.
Pudji Puryono bercerita sudah menikah pada usia 25 tahun saat masih menjadi mahasiswa di Teknik Sipil Universitas Indonesia. Saat itu istrinya masih tinggal di Solo. Jadi jarak memisahkan keduanya.
Masih kuliah tapi bisa memberikan nafkah yang halal karena sudah mengisi sela-sela waktu kuliah dengan menjadi guru les dibimbingan belajar.
Menurutnya, berhasilnya ayah dalam keluarga itu ukurannya hanya satu hal. Mendekatkan istri dan anak ke surga dan menjauhkannya dari api neraka, “Itu dulu. Setelah itu baru soal menjadi dokter, menjadi insinyur dan sebagainya!”.
Sementara Siti Rochimah menambahkan dalam tiga puluh sembilan tahun perjalanan menjalani biduk rumah tangga, kunci keberhasilan seorang istri itu hanya satu.
“Istri itu harus taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Taat kepada semua hal yang dicontohkan dalam Al-Qur’an,” katanya.
“Menikah itu Sunnah Nabi. Waktu mau nikah, suami masih kuliah di UI. Kata nenek saya, gak apa-apa nikah saja. Pak Pudji lulus S1, kami sudah punya dua anak. Setelah lulus kuliah, baru saya dibawa ke Jakarta. Ngontrak rumah dulu. Ikhlas menerima suami apa adanya. Ikhlas menerima sebesar apapun rezeki yang diberikan melalui suami. Alhamdulillah sekarang anak saya enam dan semuanya sarjana. Serta yang terpenting, anak-anak dekat dengan agama dan dakwah, ” pungkasnya.
Acara ini diawali dengan Senam Nusantara, makan bubur kacang hijau dan pembagian doorprize bagi beberapa peserta yang beruntung. (Rdk)
DPDPKSKOTABEKASI - DPC PKS Medan Satria menggelar kegiatan halal bihalal yang berlangsung meriah dan penuh…
DPDPKSKOTABEKASI.ID- – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PKS Kota Bekasi menggelar kegiatan Tarhib…
DPDPKSKOTABEKASI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Satria menggelar Rapat…
DPDPKSKOTABEKASI - Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, B.Eng., mengeluarkan arahan kepada seluruh…
DPDPKSKOTABEKASI— Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Bekasi, Syafiq Fadlu Rahman, menegaskan bahwa…
DPDPKSKOTABEKASI — Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, Heri Koswara, secara resmi membuka…