Tulisan Kader

Menjadi Orang Tua yang Meneladani Ibrahim & Siti Hajar di Masa Sulit

Oleh : Hj. Ii Marlina, S.Pd.
Ketua BPKK DPD PKS Kota Bekasi

DPDPKSKOTABEKASI – Momen Idul Adha tak terlepas dari peristiwa yang terjadi pada Nabi Ibrahim AS., beserta keluarganya. Ada banyak hikmah yang terkandung dalam peristiwa tersebut.

Diantaranya adalah bagaimana kecintaan orang tua kepada anaknya yang tidak melebihi rasa cinta kepada Rabbnya.

Disisi lain, teladan Nabi Ibrahim dalam menanamkan keimanan sejak dini pada diri anaknya, sehingga rasa hormat terhadap keputusan ayahnya dilandasi iman kepada Allah SWT.

Dan hasil akhirnya, sebagaimana yang kita ketahui bersama, pengorbanan atas dasar kecintaan pada Allah itu memiliki akhir yang indah, yang kelak menjadi syariat diperintahkannya berkurban bagi umat muslim.

Dan sejatinya, bukan daging kurbanlah, kata Allah yang sampai kepada Allah (mendapaat keridhaan-Nya), melainkan ketakwaan kita, seperti yang termaktub dalam QS. Al Hajj : 37.

Hikmah berikutnya adalah bagaimana Siti Hajar, Istri Nabi Ibrahim sekaligus ibunda dari Nabi Ismail, yang mempunyai ketaatan pada Allah dan suaminya, dengan kesabarannya ujian berat apapun tidak menjadi penghalang dalam menjalankan perintah-Nya.

Keluarga Nabi Ibrahim merupakan tipikal keluarga yang rela berkorban dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT.

Ketika turun perintah Allah SWT, maka ditunaikan secara maksimal. Kita bisa melihat bagaimana kualitas interaksi, komunikasi dan diskusi ayah-ibu-anak yang berlandaskan keimanan dan kecintaan kepada Allah, sebagaimana doa yang sering beliau panjatkan Rabbi hablii minashshaalihiin (Yaa Rabb anugerahkanlah padaku dari sisiMu keturunan yang shalih -QS. Ash Shaffat:100-) Amal sholih berbuah keikhlasan. Ada ikatan emosi erat berlandaskan takwa yang terbentuk didalamnya.

Ikatan emosi orang tua – anak, maupun suami – istri inilah yang saat ini kita melihat tengah mengalami krisis, sehingga menjadi problem sosial dimasyarakat kita.

Apa yang terjadi pada keluarga Nabiyullah Ibrahim Alaihissalaam dapat menjadi contoh dikala kita menghadapi pandemi seperti sekarang ini.

Kondisi wabah Covid-19 yang saat ini sedang melonjak tinggi di negeri kita, harus kita sikapi dengan arif dan bijaksana. Fasilitas kesehatan yang tidak memadai, menyebabkan banyak saudara-saudara kita yang tidak tertangani di rumah sakit, dan pada akhirnya harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Kesabaran dan ketawakalan sebagaimana yang dimiliki Bunda Hajar sangat diperlukan ketika ada anggota keluarga yang Allah uji dengan Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri.

Kebijaksaanaan dan ketenangan seorang ayah sebagai kepala keluarga juga sangat diperlukan agar keluarga tidak panik dan suasana dapat terkendali.

Terakhir adalah doa, doa sangat dibutuhkan untuk mendampingi segala daya dan upaya manusiawi yang telah kita lakukan dengan sekuat tenaga dalam menghadapi wabah pandemi ini.

Semoga dengan momentum Idul Adha tahun ini, kita bisa memperbaiki kualitas keimanan dan kecintaan kita kepada Allah, memperbaiki hubungan dalam keluarga kita, belajar berkorban untuk terwujudnya ketaatan yang ideal dalam keluarga, insyaaAllah. (RDK)

adminhumaspks

Recent Posts

Halal Bihalal DPC Medan Satria, Silaturahmi Kader Diperkuat Sentuhan Budaya

DPDPKSKOTABEKASI - DPC PKS Medan Satria menggelar kegiatan halal bihalal yang berlangsung meriah dan penuh…

4 days ago

Tarhib Ramadan 1447 H, PKS Kota Bekasi Ajak Masyarakat Lakukan “Kalibrasi Hati”

DPDPKSKOTABEKASI.ID- – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PKS Kota Bekasi menggelar kegiatan Tarhib…

2 months ago

Rakercab PKS Medan Satria Tekankan Aktivasi Kader dan Penguatan Pelayanan Umat

DPDPKSKOTABEKASI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Satria menggelar Rapat…

3 months ago

Ketua PKS Kota Bekasi Fendaby Surya Instruksikan Kader Pantau Banjir dan Gerakkan Bantu Warga

DPDPKSKOTABEKASI - Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, B.Eng., mengeluarkan arahan kepada seluruh…

3 months ago

Rakerda PKS Kota Bekasi Usung Kalibrasi 33x, Ini Penjelasan Ketua Panitia Syafiq Fadlu Rahman !

DPDPKSKOTABEKASI— Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Bekasi, Syafiq Fadlu Rahman, menegaskan bahwa…

4 months ago

Heri Koswara Buka Rakerda PKS Kota Bekasi, Tekankan Soliditas dan Penguatan Kader

DPDPKSKOTABEKASI — Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, Heri Koswara, secara resmi membuka…

4 months ago