DPDPKSKOTABEKASI – Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara, menghadiri agenda podcast yang digelar di studio Radar Bekasi.
Podcast yang digelar pada Sabtu (12/03/2022) tersebut tayang di laman youtube channel Radar Bekasi dengan tema “Bincang Santai dengan Bang HK Ketua DPD PKS Kota Bekasi”.
Dalam agenda tersebut Bang HK menjelaskan terkait pertanyaan yang diajukan oleh anchor yakni mengenai asal-usul dan sejarah dirinya yang merupakan putra asli Bekasi.
Tokoh PKS Kota Bekasi juga menerangkan terkait dengan pendidikannya sejak SD di Jatiluhur hingga SMP dan SMA (Aliyah Pesantren) di Kabupaten Bekasi dan Tambun pimpinan Alm. Kiai Drs. Daum Anwar, Dosen IAIN dan juga merupakan pengurus PBNU.
“Usai pesantren lulus saya mendapatkan nasihat dari kiai saya, kalau mau memiliki kesesuaian lanjutkan kuliah di IAIN, dari 1989-1996,” kata Bang HK.
Pihaknya juga menjelaskan bagaimana proses hingga bergabung dipolitik, namun ia menjelaskan bahwa sebelum bergabung di dunia politik ia menyampaikan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan S1 di IAIN Bang HK meneruskan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) hingga selesai.
Pasca reformasi banyak berdiri partai baru dan berdirilah PK (Partai Keadilan) yang didirikan oleh para ilmuan dan cendikiawan baik yang lulusan barat, timur-tengah, dan Indonesia.
Deklarasi yang diselenggarakan PK pada waktu itu dilaunching di Al-Azhar Kebayoran, Bang HK hadir saat deklarasi disana.
Heri Koswara yang waktu itu menjadi kepala sekolah diminta menjadi ketua DPRa PKS Jatiluhur, dan saat itu Ketua DPD PKS dipimpin oleh Alm. Nur Supriyanto (Ketua DPD pertama di PKS Kota Bekasi).
Ketika mengikuti Pileg pertama, PK Kota Bekasi meraih dua kursi, pertama diisi oelh Nur Supriyanto dan satu kursi lagi diisi oleh Wahyu Prihantono.
“Pada saat masa DPRa saya belum ikut dalam pencalonan anggota legislatif, waktu itu pencalonan dilakukan untuk para ketua DPC (Kecamatan),” ungkap Bang HK.
“Tahun 2004 saat sudah menjadi PKS saya mendapatkan amanah di DPC, menjadi ketua bidang kaderisasi, dan alhamdulillah saat itu Kota Bekasi langsung naik capaiannya dari dua kursi menjadi 11 kursi.”.
“Dari 11 kursi itu saya alhamdulillah masuk salah satunya bersama dengan Pak Syaikhu yang menjadi presiden PKS saat ini,” terangnya.
“Dari dua kursi menjadi 11 ini merupakan sebuah anugrah dari Allah untuk PKS di Kota Bekasi.”.
“Pada tahun 1999 – 2004 tersebut saya berpikir dengan kondisi yang sangat apa adanya, meski tanpa tokoh yang dikenal dilevel nasional, tanpa finansial, dan semua hal dimulai dengan sangat sederhana, tapi semua dilakukan dengan keikhlasan dan pelayanan yang baik untuk masyarakat,” ungkap Bang HK.
Anchor dalam agenda tersebut menyampaikan bahwa PKS sejak awal berdirinya PK sampai menjadi PKS adalah sebuah partai yang modern kala itu.
Bang HK juga menjelaskan bahwa pada pemilu selanjutnya PKS turun dari 11 menjadi 10 karena arus tsunami Partai Demokrat, dan Pada 2014 dari 10 menjadi turun kembali menjadi tujuh kursi.
“Dan baru pada masa berikutnya saya menjadi Ketua DPD PKS pertama dan PKS menang kembali dengan meraih 12 kursi,” ungkapnya.
“Dan alhamdulillah kita mendapatkan amanah untuk menjadi pimpinan DPRD Kota Bekasi, namun dengan 12 kursi kemenangan tersebut saya diamanahkan sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” tutupnya mengakhiri. (RDK)





Be the first to comment on "Podcast Bersama Radar Bekasi, Sebuah Perjalanan Bang HK Berkhidmat untuk Masyarakat"