DPDPKSKOTABEKASI – Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPC PKS Medansatria menyelenggarakan Dauroh Murobbi dengan tema “Start Your Amazing Halaqoh” bertempat di Aula Quba, Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kader dalam menjalankan peran pembinaan secara berkelanjutan.
Ketua DPC PKS Medansatria, Pak Nurmawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai hukuman bagi kader yang belum memiliki binaan.
“Acara ini bukan sebagai hukuman bagi kader yang belum memiliki binaan, melainkan sebagai sumbu pelatihan dan pembekalan untuk kembali menyalakan mesin, agar menjadi murobbi yang jauh lebih siap,” ujarnya, Ahad (7/11/2025). Beliau juga menyampaikan bahwa dauroh ini turut diikuti oleh para murobbi yang sebelumnya telah membina, sebagai bagian dari proses saling menguatkan dan berbagi pengalaman.
Materi utama dalam dauroh ini disampaikan oleh Ustadz Uus Suhatna, selaku Ketua BKAP DPC PKS Medansatria. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan tiga penyebab utama kader belum membina, yaitu kemampuan, kesempatan, dan kemauan.
Tarbiyyah dianalogikan sebagai lari marathon, bukan lari sprint. Selama kader terus bergerak dan mengisi keseharian dengan berbagai aktivitas kebaikan, beban dakwah tidak akan terasa berat. Sebaliknya, ketika berhenti, beban justru akan terasa menekan—seperti ban yang dibiarkan diam liian lama hingga kehilangan daya.
Lebih lanjut disampaikan bahawa tarbiyyah membuka pintu-pintu hati. Lingkungan, teman, sahabat, dan keluarga para binaan menjadi ruang pembelajaran nyata dalam kehidupan mereka. Sementara itu, peran murobbi adalah memberi percikan nilai dan arahan, bekerja di balik layar, serta menjadi sumbu yang menguatkan dalam menghadapi dinamika kehidupan. Setiap individu memiliki waktu dan cara masing-masing dalam proses bertumbuh.
Dalam tarbiyyah, murobbi diharapkan mampu menjalankan berbagai peran, yaitu sebagai pemimpin, pengajar, pembimbing, dan sahabat. Munculnya setiap peran membutuhkan kepekaan dan seni membaca situasi agar pembinaan berjalan efektif dan bermakna.
Sebagai penguatan praktik, kegiatan dilanjutkan dengan microteaching dalam kelompok kecil. Seluruh peserta berlatih berperan sebagai murobbi selama tujuh menit, dengan menjalankan prosedur halaqoh secara utuh mulai dari pembukaan, penyampaian materi, penguasaan audiens, rangkuman materi, pembahasan qodhoya, hingga penutupan.
Dauroh ini ditutup dengan lantunan nasyid penyemangat, ‘Robithoh’ sembari semua peserta saling berpelukan dan memberikan semangat. Diharapkan dauroh ini menjadi momentum awal untuk melahirkan murobbi yang siap, adaptif, dan konsisten dalam membina kader, sehingga lahir halaqoh yang hidup, hangat, dan berkelanjutan.
DPDPKSKOTABEKASI - Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, B.Eng., mengeluarkan arahan kepada seluruh…
DPDPKSKOTABEKASI— Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Bekasi, Syafiq Fadlu Rahman, menegaskan bahwa…
DPDPKSKOTABEKASI — Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, Heri Koswara, secara resmi membuka…
DPDPKSKOTABEKASI — Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi menjadi momentum konsolidasi…
DPDPKSKOTABEKASI — Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya, menegaskan komitmen partainya untuk membangun PKS…
DPD PKS KOTABEKASI.ID- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bekasi melakukan pemotongan gaji dan…