BEKASI.PKS.ID – Musyawarah Cabang DPC PKS Kecamatan Bekasi Barat dan Kecamatan Medansatria digelar secara berbarengan di RM Rumpikal Kalibaru, Ahad (3/11/2019) siang.
Ketua Umum DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara, Bendahara Umum DPD PKS Kota Bekasi Toto Prasodjo dan Ketua Cluster 1 DPD PKS Kota Bekasi Afanda Kristaldi hadir dalam kesempatan ini.
Muscab dibuka dengan doa. Doanya memohon petunjuk kepada Allah untuk keselamatan para pemimpin, rakyat dan bangsa Indonesia.
Selanjutnya adalah sambutan dari ketua DPC PKS Bekasi Barat Widjil Nugroho Baruno. Dalam sambutannya, ia mengatakan pengalaman paling berat seorang ketua DPC adalah saat memberikan sambutan ketika pertama kali ditunjuk.
“Tugas berat seorang ketua DPC itu adalah ketika memberikan sambutan pertama kalinya. Selanjutnya adalah sambutan terakhir,” katanya.
Selanjutnya ia melaporkan kinerja DPC PKS Bekasi Barat saat dipimpinnya. Seperti pertumbuhan kader dan raihan suara di pemilu legislatif, pilkada dan pilpres.
Untuk pemilu legislatif tahun 2019, PKS di Bekasi Barat mampu menduduki urutan pertama dan pemenang pilpres.
Untuk kegiatan, Widjil Nugroho Baruno melaporkan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) menjadi yang paling aktif dengan beragam kegiatan.
Selanjutnya adalah sambutan Ketua DPC PKS Medansatria Sardi Effendi.
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Periode 2019-2024 ini menggarisbawahi bahwa setiap kader harus siap ditempatkan di posisi manapun.
“Dimulainya kepengurusan kami di 2015 dan berakhir di 2019. Banyak sekali Ibroh. Kita harus siap ditempatkan di manapun. Dari Ketua Komisi D turun ke Ketua DPC Medansatria,” kata Sardi yang sebelumnya menjadi Anggota DPRD Periode 2009-2014 dan gagal melaju di 2014-2019.
Senada dengan DPC PKS Bekasi Barat, Sardi Effendi juga menyampaikan capaian-capaian selama DPC PKS Medansatria dibawah kepemimpinannya.
Selanjutnya, Sardi Effendi menampilkan keunikan kader PKS di Medansatria yang banyak dihuni oleh kalangan pribumi Bekasi.
Terakhir, ia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kader yang telah membantunya selama menjalankan amanah sebagai ketua DPC.
“Jazakumullah untuk seluruh kader. Jangan ada pudar ketika kepengurusan berganti. Tentunya setiap generasi punya ciri khas tapi tetap satu tujuan,” pungkasnya.
Pada fase akhir muscab, Ketua Umum DPD PKS Kota Bekasi bersama Bendahara Umum DPD PKS Kota Bekasi Toto Prasodjo mengumumkan surat keputusan pengangkatan pengurus baru Periode 2019-2022.
Sebelum membacakan surat keputusan, Heri Koswara terlebih dahulu mengapresiasi capaian Dapil Bekasi VI (Bekasi Barat dan Medansatria) di Pemilu legislatif 2019.
“Terimakasih atas capaian dapil Bekasi Barat dan Medansatria. Terimakasih untuk Bu Lilis Nurlia yang mendapatkan suara terbanyak untuk DPRD se Indonesia. Dapil ini juga yang selalu mampu menyumbangkan 2 kursi di DPRD Kota Bekasi sejak pemilu 2004.”
Heri Koswara juga menceritakan tentang suasana kondusif pemilihan ketua DPC di PKS. “Ketua DPC itu posisi strategis karena bisa mengantarkan ketua terpilih menjadi caleg di pemilu berikutnya. Jika di partai lain ada yang berebut, Alhamdulillah di PKS kondusif. Tidak ada lobi-lobi, tidak ada yang meminta.”
Kemudian ia menjelaskan mekanisme pemilihan ketua DPC PKS di kota Bekasi. “Jadi prosesnya dari bawah. Pihak DPD menerima usulan-usulan nama calon ketua DPC, sekretaris, dan yang lainnya. Kemudian dilakukan penyaringan. Insyaallah hasilnya relatif tidak jauh dengan yang diharapkan akar rumput.”
Berikut ini Pengurus DPC PKS Kecamatan Bekasi Barat Periode 2019-2022:
Ketua umum: Fendaby Surya
Sekretaris umum: Mohamad Hamzah
Bendahara umum: Bambang Suryanto
Kaderisasi: Jajang Setiadi
BPKK: Rosdini Intan
Berikut ini Pengurus DPC PKS Kecamatan Medansatria Periode 2019-2022:
Ketua umum: Ahmad Yani
Sekretaris umum: Abdul Muis
Bendahara umum: Turmuji
Kaderisasi: Uus Suhatna
BPKK: Suli Anjar

Be the first to comment on "Digelar Berbarengan, Begini Situasi Muscab PKS Bekasi Barat dan Medan Satria"