BERITA TERKINI

Gelar Kasturi, RKI Kota Bekasi Bahas Karakteristik Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah

DPDPKSKOTABEKASI – Rumah Keluarga Indonesia menyelenggarakan agenda kajian sabtu RKI (Kasturi) pada Sabtu (19/02/2022).

Agenda yang diselenggarakan secara online tersebut mengangkat tema “Karakteristik Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah” yang disampaikan oleh Ustadzah Nurul A’rofah, M.A., yang merupakan pengurus BKMT Kota Bekasi.

Tak hanya itu agenda ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Koswara yang hadir sebagai keynote speaker.

Dimulai pada pukul 08.30 WIB agenda ini dibawakan oleh Hj, Mutmainnah sebagai pembawa acara dalam agenda tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kota Bekasi, mengatakan bahwa agenda Kasturi ini adalah sebuah wadah terbaik dalam menguatkan ukhuwah dan menimba ilmu.

Ketua DPD PKS Kota Bekasi dalam sambutannya

Heri Koswara juga menyampaikan dalam sambutannya dengan mengutip Qur’an Surat At-Taubah ayat 36, terkait dengan bilangan bulan di sisi Allah ada 12 bulan, dan diantara 12 bulan tersebut ada empat bulan haram, maknanya bulan tersebut adalah bulan yang sangat dimuliakan.

“Ada tiga bulan berturut-turut, Dzulhijjah, Dulqodah, Muharram, dan ditambah satu lagi bulan Rajab, ini artinya Ramadhan akan segera tiba, kurang lebih lima sampai enam pekan kita menjumpai Ramadhan,” ujar Bang HK.

Bang HK juga mengajak untuk menjaga diri pada bulan haram ini untuk menghindari perbuatan dosa dan melakukan perbuatan baik.

“Alhamdulillah RKI Ini luar biasa, ternyata alhamdulillah kasturi ini bisa menghadirkan tema-tema yang luar biasa, ini termasuk amal kebaikan khususnya dibulan haram. Semoga seluruh ibu yang hadir bisa mencerna dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat ditengah pandemi Covid-19, dan menjadi bekal kehidupan kita,” tutup Bang HK dalam sambutannya.

Ustadzah Nurul A’rofah, Pemateri dalam agenda Kasturi RKI Kota Bekasi

Dalam materinya Ustadzah Nurul A’rofah menyampaikan, karakteristik Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

Ia menjelaskan bahwa banyak masyarakat bingung ketika mendengar siapa yang sebenarnya termasuk dalam golongan Ahlu suhnah wal jama’ah?

Hal ini karena banyak orang yang mengklaimnya, tak hanya yang benar saja, bahkan ia yang mendeklarasikan dirinya liberal pun ternyata menklaim termasuk dalam Ahlu suhnah wal jama’ah.

“Jadi pengertiannya, Ahlu suhnah wal jama’ah, ahlun itu artinya keluarga, dalam bab ini yang sedang kita bahas ahlun sendiri adalah pengikut, sementara Ahlu sunnah yaitu sunnah Rasulullah ShalAllahu ‘Alaihi Wasallam dan ajaran para sahabatnya juga,” buka pemateri lulusan Mesir tersebut.

“Sunnah juga berarti jalan, jalan kemana? Ya, sebuah jalan menuju Allah, kalau dari hadits kita belum memahami, itu berarti kita harus membaca syarah sahabat, belum paham juga, itu berarti kita harus membaca qoul ulama,” tegas Nurul A’rofah.

Pihaknya menegaskan karena begitu sulitnya bahasa arab, terlebih pemahaman terkait dengan hal tersebut sangat sedikit sekali, dan kita juga tidak memahami ilmu-ilmu untuk menterjemahkan Al-Qur’an terlebih ulama yang boleh menerjemahkan Al-Qur’an ialah ulama yang harus menguasai 14 cabang ilmu yang harus didalami oleh seorang ahli tafsir.

“Makanya jangan pernah kita membaca satu ayat, lalu membaca terjemah, kita seolah sudah paham, untuk itu maka seorang Ahlu suhnah wal jama’ah sendiri kita harus mengikuti jalan para sahabat, karena begitu banyaknya hukum yang belum kita pahami,” terang Pengurus BKMT Kota Bekasi tersebut.

“Dan Jama’ah sendiri itu siapa? Jama’ah itu disini adalah harus kita mengikuti mayoritas, di dalam aqidah kita harus ikut jama’ah. Kenapa? Karena mayoritas kaum muslimin itu tidak akan berkumpul dalam kesesatan, walaupun kita berbeda golongan, ormas, dalam masalah furuiyah, namun tidak ada satu pun hukum yang membedakan bahwa shalat subuh itu wajib, tentu tidak ada yang menghukumi bahwa shalat subuh itu sunnah, dan inilah yang menjadikan kita satu jama’ah,” paparnya kembali.

“Kita kembali lagi lalu siapa yang termasuk dalam Ahlu suhnah wal jama’ah ini, ini adalah seluruh golongan kaum muslimin. Jadi gelar Ahlu suhnah wal jama’ah ini adalah seluruh jama’ah yang masih mengikuti Rasulullah dan jama’ah kaum muslimin,” tandasnya.

Agenda yang dilaksanakan hingga 11.30 WIB ini begitu banyak menyedot antusias para peserta yang memenuhi ruang zoom dan live streaming youtub PKS TV Kota Bekasi.

Meskipun tidak dihadiri oleh Ketua RKI Kota Bekasi yang tengah sakit, namun acara berjalan lancar, dan banyak peserta yang merasa puas terhadap materi yang disampaikan. (RDK)

adminhumaspks

Recent Posts

Sabet Award di Jogja, DPD PKS Kota Bekasi Raih Penghargaan Pengelolaan Media Sosial Terbaik Jawa Barat

DPDPKSKOTABEKASI – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi  mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa…

2 days ago

Komunitas Senam Fun Family Medan Satria Gandeng Primaya Hospital Bekasi Timur Gelar Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis untuk Lansia

DPDPKSOTABEKASI - Komunitas senam Fun Family Medan Satria kembali menggelar kegiatan olahraga bersama yang dirangkaikan…

1 week ago

Ketua DPD PKS Kota Bekasi Fendaby Surya: LATANSA Bentuk 1.000 Kader Perempuan Tangguh Bela Negara

DPDPKSKOTABEKASI – Sebanyak 1.000 kader perempuan PKS se-Kota Bekasi mengikuti Latihan Dasar Kader Perempuan (LATANSA)…

2 weeks ago

DPW PKS Sumbar Belajar Tata Kelola Pendanaan Partai ke DPD PKS Kota Bekasi

DPDPKSKOTABEKASI – DPD PKS Kota Bekasi menerima kunjungan studi banding yang diikuti 20 pengurus Tim Bendahara…

2 weeks ago

Bendahara DPD PKS Kota Bekasi Ii Marlina: LATANSA Jadi Ruang Pembinaan

DPDPKSKOTABEKASI - Bendahara DPD PKS Kota Bekasi, Hj. Ii Marlina, S.Pd., menekankan pentingnya membangun ketangguhan…

2 weeks ago

Bingo Sehat Keluarga Medansatria Semarakkan Hari Keluarga Nasional dengan Semangat Kebersamaan

DPDPKKOTABEKASI  - Hangatnya kebersamaan terasa menyelimuti Taman Meli-Melo, Harapan Indah, Bekasi, pada Minggu (28/6). Sekitar…

1 month ago