Ketua DPD PKS Kota Bekasi Fendaby Surya: LATANSA Bentuk 1.000 Kader Perempuan Tangguh Bela Negara
DPDPKSKOTABEKASI – Sebanyak 1.000 kader perempuan PKS se-Kota Bekasi mengikuti Latihan Dasar Kader Perempuan (LATANSA) 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan (Buperta) Cibubur. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kader untuk memperkuat karakter, kepemimpinan, serta semangat bela negara melalui peran perempuan di tengah keluarga dan masyarakat.
Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya, mengatakan LATANSA bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan proses pembentukan kader perempuan agar memiliki ketangguhan dalam menjalankan berbagai peran di kehidupan.
“LATANSA merupakan latihan bagi kader perempuan PKS se-Kota Bekasi untuk membangun semangat bela negara. Tentu bentuk bela negara itu diwujudkan melalui peran masing-masing dalam kehidupan, baik di keluarga, lingkungan, maupun masyarakat,” ujar Fendaby.
Ia berpesan agar seluruh peserta memiliki tiga bekal utama dalam menjalankan perannya sebagai kader perempuan PKS.
Pertama, memperkuat aspek spiritual agar senantiasa memperoleh kekuatan dari Allah SWT sehingga mampu menjadi muslimah yang tangguh, berakhlak, serta memiliki fisik yang sehat.
“Kami ingin kader perempuan terus memperkuat spiritual dan rohaninya agar selalu mendapatkan kekuatan yang tiada henti dari Sang Pencipta. Dengan begitu akan lahir muslimah yang tangguh, baik secara mental maupun fisik,” katanya.
Kedua, Fendaby mengajak seluruh kader mempererat kelompok-kelompok pembinaan sebagai wadah saling menguatkan dan meningkatkan kualitas diri.
Menurutnya, pembinaan yang berjalan secara konsisten akan melahirkan ukhuwah yang kokoh di antara sesama kader.
“Perkuat kelompok-kelompok pembinaan sehingga ukhuwah antarkader semakin erat. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjalankan dakwah dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara DPD PKS Kota Bekasi, Ii Marlina menegaskan bahwa kader perempuan PKS harus memiliki solidaritas yang kuat serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menurutnya, perempuan PKS dituntut menjadi pribadi yang tangguh, tidak mudah menyerah, serta memiliki ketahanan mental, fisik, dan psikologis.
“Kader Muslimah PKS harus menjadi perempuan yang solid dalam menghadapi berbagai kondisi di sekelilingnya. Mereka juga harus menjadi pribadi yang tahan banting, memiliki ketahanan mental, fisik, maupun psikis,” kata Ii Marlina.
Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen PKS yang meyakini perubahan besar selalu dimulai dari keluarga.
“PKS membangun kebaikan dari keluarga untuk mewujudkan kebaikan bangsa dan negara. Karena itu kami berharap kader perempuan PKS menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga yang kuat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia,” tutupnya.
