DPDPKSKOTABEKASI — Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera, Muhammad Kholid, menyoroti tantangan global yang kian kompleks dan berdampak langsung terhadap Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan internal PKS di Kota Bekasi.
Kholid mengungkapkan, dirinya baru saja kembali dari kunjungan ke sejumlah lembaga keuangan global di New York bersama rombongan terkait, dalam rangka meningkatkan persepsi investor terhadap Indonesia. Namun, ia mengakui situasi global saat ini tidak mudah.
“Persepsi investor terhadap Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Bahkan ada ancaman penurunan peringkat pasar modal kita. Ini menjadi tantangan serius,” ujar Kholid, Ahad (26/4/2026).
Ia menjelaskan, kondisi dunia saat ini berada dalam fase “survival mode”, di mana hampir seluruh negara fokus pada upaya bertahan di tengah berbagai krisis global. Mulai dari konflik geopolitik, krisis energi, hingga tekanan ekonomi yang terjadi secara bersamaan.
“Dunia sedang menghadapi multi-krisis. Perang, krisis energi, hingga ketidakpastian ekonomi global. Semua negara sekarang berada dalam mode bertahan,” katanya.
Dalam konteks tersebut, Kholid menegaskan bahwa PKS mengusung tema Milad ke-24 sebagai “PKS Berdaya Bersama Rakyat, Menguatkan Ketahanan Indonesia”. Tema ini, menurutnya, menitikberatkan pada tiga aspek utama: ketahanan ekonomi, ketahanan energi, dan ketahanan pangan.
Ia mengingatkan, dampak konflik global tidak hanya terasa di tingkat negara, tetapi juga bisa langsung menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari, termasuk harga kebutuhan pokok dan stabilitas ekonomi.
“Dampaknya bisa sampai ke meja makan kita. Kalau harga energi naik tinggi, APBN kita bisa tertekan. Kalau barang langka, itu lebih berbahaya,” ujarnya.
Kholid juga menyinggung pentingnya kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi krisis, termasuk menjaga stabilitas fiskal dan memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi inisiatif kader PKS di daerah, termasuk di Kota Bekasi, yang telah mulai membangun kemandirian ekonomi melalui berbagai program.
“Kita harus membangun resiliensi. PKS harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Kholid mengajak seluruh kader untuk memperkuat peran dalam menghadapi tantangan global, sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun ketahanan bangsa.
“Milad PKS bukan sekadar perayaan, tapi momentum untuk memperkuat kontribusi nyata bagi rakyat dan Indonesia,” pungkasnya.
DPDPKSKOTABEKASI - DPD PKS Kota Bekasi melalui Bagian Ketahanan Keluarga Bipeka bekerja sama dengan Bidang…
DPDPKSKOTABEKASI - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Sekretaris Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, menyalurkan…
DPDPKSKOTABEKASI — Momentum Halal Bihalal yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kota Bekasi…
DPDPKSKOTABEKASI — Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kota Bekasi untuk…
DPDPKSKOTABEKASI — Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kota Bekasi terus memperkuat kemandirian ekonomi…
DPDPKSKOTABEKASI — Kepedulian sosial dan penguatan ekonomi menjadi dua fokus utama Dewan Pimpinan Daerah Partai…