Sosok Bang Amin, Pemimpin Modern yang Lahir dari Lingkungan Tradisional

BEKASI.PKS.ID – Bukan baru pertama kali Aminuddin yang lebih akrab dipanggil Bang Amin ini berkecimpung dalam dunia organisasi.
Di usia remaja pria ini dikenal santun dan cerdas oleh semua kalangan baik penduduk asli maupun pendatang.

Sikapnya yang populis & kharismatik membuatnya didaulat menjadi pemersatu remaja sekampung Kemang Jatiwaringin tempatnya dilahirkan dan dibesarkan dengan membentuk Persatuan Remaja sekampung Kemang yang disebut REKAT.
Pamor rekat tidak kalah dengan organisasi pemuda lainnya di Jatiwaringin seperti Ikatan Remaja Jatiwaringin (IREJA) dan Persatuan Pemuda & Olah Raga Pondokgede (Porgap).

Di sekolah pun Bang Amin dikenal sebagai pelajar berprestasi dan alim yang membuatnya dipercaya sebagai pengurus Rohis SMAN 1 (sekarang SMAN 5) sebagai sekretaris. Dengan latar belakang Nahdhatul Ulama (NU), Bang Amin dekat dengan guru agama sebagai Pembina Rohis yang berlatar belakang NU juga.

Dengan pembawaan kalem, tidak banyak bicara tapi berpendirian keras & tegas Bang Amin acap dipercaya mengemban amanah yg tidak ringan, sebagai pengurus DKM, Kepala TPA dan pada saat yang bersamaan Ia juga sebagai ketua DPRa PKS Jatiwaringin, ketua yayasan dan Pembina Rekat.

Meski lahir di kampung, bang Amin berwawasan intelek. Begitupun sang ayah yang seorang putra Bekasi asli, terpandang dan disegani H. Matalih & ibu yang telaten dan sabar, Hj. Munawaroh, meski tidak berpendidikan tinggi memiliki pandangan yang maju terbukti dari sebagian besar anak-anaknya yang menuntaskan pendidikan hingga sarjana. Selain itu sang ayah ini sangat modern yang memberikan kewenangan kepada anak-anaknya memilih jalan yang cocok selama positif. Maka anak-anaknya pun memiliki jiwa yang produktif dengan ikut berorganisasi di Forkabi, FPI dan bang Amin di PKS

Bang Amin, putra Bekasi asli yang lahir 14 Agustus 1978, anak ke-3 dari 7 bersaudara, sudah sangat paham dunia ke-bekasi-an. Paham bagaimana cara menghormati yang lebih tua, baik itu tokoh masyarakat atau bukan, penduduk asli maupun pendatang. Dan paham pula bagaimana bersikap kasih kepada anak-anak yang usianya lebih muda darinya.

Bang Amin tidak canggung bergaul & sangat mampu menempatkan diri di semua lingkungan dan kalangan. Ia juga lihai membangun jaringan. Kemampuan yang jarang dimiliki kader PKS. Inilah yang akan menjadi modal besar kemenangan PKS Kecamatan Pondokgede di tahun 2024

Kini bang Amin, yang masih menjabat sebagai ketua RT di kampung Kemang Jatiwaringin, Kepala SDIT Al-Manar Jakarta Timur, Ketua Yayasan Cahaya Kebajikan Jatiwaringin, Pembina TPA Ar-Rahman Jatiwaringin dan pembina anak kader Pondokgede disamping sebagai Juru Sembelih (Jagal) di Juru Sembelih Halal (Juleha) ia dipercaya untuk memikul amanah sebagai ketua DPC PKS Pondokgede. Besar harapan di bawah kepemimpinan bang Amin, DPC PKS Pondok Gede dapat lebih akrab dengan semua lapisan & golongan masyarakat Pondok Gede, dengan hubungan yang lebih luas ke aparatur pemerintah dan ormas-ormas yang ada. Dengan semangat dan kekuatan mentalnya juga segenap pengurus Insya Allah bang Amin dapat bertahan dengan banyaknya tantangan. (*)

1 Comment on "Sosok Bang Amin, Pemimpin Modern yang Lahir dari Lingkungan Tradisional"

  1. Semoga allah melindungi dan merahmati. Aamiin

Leave a comment

Your email address will not be published.


*