Mahfudz Abdurrahman Dukung Penegak Hukum Ungkap Mafia Ekspor dan Impor Komoditi

Mafia

DPDPKSKOTABEKASI – Beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia menyaksikan kerja cepat dari jajaran penegak hukum dalam menelisik dan mengungkap penyelewengan dalam penyelenggaraan Ekspor dan Impor Komoditi.

Komoditi tersebut termasuk kebutuhan pokok dan penting. Baik untuk kalangan rumah tangga dan juga kalangan industri.

“Kita baru saja dihebohkan dengan kelangkaan minyak goreng, yang mengakibatkan harga minyak goreng menjadi sangat mahal,” ujar Mahfudz Abdurrahman pada Selasa (24/05/2022).

“Dan juga sebelumnya heboh masuknya baja impor kualitas rendah, yang menekan industri baja dalam negeri. Kedua hal tersebut menunjukkan ada yang salah dalam penegakan aturan dan pengawasan oleh lembaga terkait. Dan hal ini perlu kita perbaiki,” demikian yang disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera di Jakarta.

“Kita tentu prihatin dengan apa yang terjadi belakangan ini, bahkan kami di Komisi VI DPR RI sangat terkejut dengan apa yang terjadi pada proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat hukum kita, baik oleh Kepolisian dan Kejaksaan. Kerja aparat penegak hukum mengkonfirmasi kecurigaan, bahwa ada yang salah dalam penegakan aturan dan pengawasan.

“Dan sepertinya aparat penegak hukum masih terus bekerja, dibuktikan dengan munculnya pelaku baru yang ditersangkakan, kami sangat prihatin,” ucap Anggota DPR-RI Dapil Jabar VI ini.

Lebih lanjut Mahfudz Abdurahman menyatakan, “Kita dukung penuh upaya dan kerja aparat penegak hukum, supaya semua terungkap jelas. Dan harus jadi efek jera di kemudian hari. Disamping tetap harus mengedepankan azas praduga tidak bersalah, karena memang belum ada yang diputuskan bersalah oleh lembaga peradilan.”.

Pihaknya mengajak agar peristiwa ini menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan juga perbaikan dalam semua hal, antara lain penegakan aturan, pengawasan, serta tata kelola. Karena aturan sudah tersedia tapi dalam pelaksanaan dan fungsi pengawasannya ternyata masih belum sesuai harapan.

“Peristiwa ini pun menjadi introspeksi bagi kami di DPR RI, khususnya yang bermitra dengan kementerian yang menangani sektor perdagangan. Agar lebih fokus lagi melakukan fungsi pengawasan sekaligus menyerap informasi dan dinamika di lapangan. Untuk kami perdalam dengan jajaran terkait. Saat ini Komisi VI, DPR-RI dalam fungsi pengawasannya, membentuk Panitia Kerja (Panja) Komoditi Ekspor. Kami akan mencari informasi dan mendalami kepada semua pihak yang terkait dan juga mengetahui tentang persoalan terkait persoalan pada komoditi ekspor kita. Kami berharap semua pihak bisa bekerjasama dan mendukungnya,” bebernya.

“Yang jelas apresiasi yang tinggi kita berikan kepada jajaran penegak hukum, dengan ketegasan dan keterbukaannya, termasuk peran media pers yang terus memberitakan kepada masyarakat. Sehingga publik dapat mengetahui secara transparan. Dan yang paling penting, harus memberikan efek jera ke semua pihak. Baik dari jajaran pemerintah dan pengusaha. Jangan lagi coba-coba mencari keuntungan besar dengan melanggar peraturan dan merugikan orang banyak,” tutup Mahfudz Abdurrahman. (RDK)

Be the first to comment on "Mahfudz Abdurrahman Dukung Penegak Hukum Ungkap Mafia Ekspor dan Impor Komoditi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*