DPDPKSKOTABEKASI – Ketua BPJE DPD PKS Kota Bekasi, Syaifudin menuturkan bahwa pembukaan Business Oportunity Expo (BOE) telah dilaksanakan pada Ahad (18/09/2022).
Agenda yang dibuka secara nasional oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu tersebut di ikuti oleh sebanyak 66 kota kabupaten yang sebelumnya hanya diikuti oleh 25 kota kabupaten. Tak hanya itu pada tahun 2022 ini pula penyelenggaraan BOE mencatat sebanyak 10 ribu lebih peserta UMKM yang meregistrasikan diri dalam agenda ini.
BOE sendiri merupakan program PKS dalam mendukung berkembangnya UMKM, “Pada hari ini adalah pelaksanaan kedua yang pada sebelumya diikuti oleh 25 kota kabupaten, Alhamdulillah pada 2022 ini diikuti oleh 66 kota kabupaten dengan jumlah UMKM 10 ribu lebih,” ujar Syaifudin.
Syaifudin juga menuturkan bahwa pada BOE 2022 ini BPJE Kota Bekasi melaksanakannya diseluruh kecamatan di Kota Bekasi.
“Secara serempak BPJE menyelenggarakan BOE 2022 ini dimana kami PKS Kota Bekasi berkolaborasi dengan bidang lain serta para Ketua DPC di 12 kecamatan untuk bersama-sama mengaktivasi kader, anggota PKS khususnya dan seluruh pelaku UMKM untuk sama-sama mengikuti program BOE,” tambahnya.
Lebih lanjut bahwa BOE 2022 diselenggarakan mulai tanggal 19 September sampai 09 Oktober 2022, selama 21 hari. Dimana akan dibagi beberapa kegiatan pertama hari Ahad seluruh peserta mengikuti melalui online acara pembukaan dan pembekalan BOE oleh Presiden PKS.
Selebihnya pada tanggal 19 sampai 8 Oktober dilaksanakan di 12 DPC dengan metode hybrid sebagian dilaksanakan secara online, kecuali pada hari libur pada 25 September dan pada 2 Oktober dilaksanakan bazzar pasar murah.
“Pada kesempatan BOE ini PKS berusaha memfasilitasi pelaku UMKM untuk terlibat langsung, mengaktivasi kemampuan marketing atau proses penjualan produk UMKM. Disana ada pengenalan produk, presentasi pengembangan bisnis, presentasi peluang kolaborasi untuk investor dan ada pula peluang pembiayaan dari BPRS atau Koperasi Syariah,” beber Syaifudin.
Pihaknya menuturukan bahwa para peserta di 12 kecamatan akan difasilitasi baik online maupun offline, sebelumnya ada pendataan calon penjual dan pembeli dalam momen BOE. Kemudian juga ada peluang para calon investor bisa mereview atau memberikan penilaian terhadap umkm yang dikelola oleh kader PKS.
“Selain itu juga ada liputan khusus berkaitan dengan nanti ada beberapa UMKM terpilih di masing-masing kecamatan mulai dari pembelian bahan, porses produksi, packaging, bahkan sampai ke distribusi yang nantinya akan dikirim ke DPP PKS yang akan diikutkan untuk lomba UMKM tingkat nasional,” terangnya.
“Dan nanti akan dikumpulkan seluruh transaksi di seluruh DPC yang akan dikirimkan ke DPP karena akan ada penilaian yang dilakukan pada tanggal 09 Oktober. Yang nantinya akan ada stand umkm yang akan dilaksanakan bazzar dimasing masing kecamatan secara online saat penutupan, sembari kita mengikuti penutupan dari DPP sekaligus menantikan pengumuman reward dari DPP,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, PKS memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk menemukan antara pembeli hingga investor bahkan harapannya dengan BOE ini para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk dan mendapatkan channel atau jaringan pemasarannya, sehingga ketika momen BOE selesai para pelaku UMKM bisa menembus pasar produk yang dikelola agar lebih bersaing dan memiliki nilai jual yang tinggi dan continueitas dalam mengelola.
Disamping itu juga pada momen offline akan diisi dengan pelatihan seperti marketing online, pelatihan mengelola marketplace.
Karena dalam agenda ini BPJE bekerjasama dengan pas-pas.id dimana akan bertugas memberikan support pelaku UMKM agar memaksimalkan marketplace sehingga dapat membantu dan juga mempertemukan dengan para pembeli, investor dan jaringan pasar yang lebih luas.
Syaifudin juga berharap, “Semoga dalam pelaksanaan BOE tahun 2022 ini dapat tembus omset penjualan sebesar 2,5 Milyar.”. (Rdk)





Be the first to comment on "Gelar BOE 2022 di 12 Kecamatan, BPJE PKS Kota Bekasi Targetkan Dua Milyar Transaksi Pelaku UMKM"