Categories: BERITA TERKINI

RKI Jatiluhur Berikan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan Seksual kepada Warga RW 05

BEKASI.PKS.ID – Senin (30/12) di penghujung tahun 2019, Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Jatiluhur memberikan penyuluhan mengenai pencegahan kekerasan seksual kepada warga RT 02 RW 05 Jatiluhur, Jatiasih, Bekasi.

Menurut Ketua RKI Jatiluhur Rini Andriyani, tindak kekerasan seksual bisa terjadi kepada siapa saja dan pelakunya bisa jadi orang terdekat.

“Semoga dengan acara ini, ibu-ibu bisa mengetahui gejala-gejala kekerasan seksual dan bagaimana cara mengantisipasinya,” ujar Rini.

Sementara itu, Konselor Layung Sariningsih, S.Pd menyampaikan bahwa tindakan kekerasan seksual di masyarakat kini semakin memprihatinkan.

“Ada yang pelakunya baru berumur 6 tahun, ada bapak yang melakukan kekerasan seksual kepada anaknya sendiri, dan banyak kasus terjadi dengan pelakunya adalah orang terdekat,” kata Layung di hadapan 50 peserta.

Kekerasan seksual, lanjut Layung, dapat terjadi dengan sentuhan atau tanpa sentuhan.

“Tanpa sentuhan, biasanya korban diminta mengirimkan foto organ-organ seksual dirinya, yang bisa disalahgunakan oleh si penerima foto,” ujarnya.

Ibu dari empat anak itu juga memberikan tips mengenai sentuhan baik dan buruk yang dapat disampaikan para Ibu kepada anak-anaknya.

“Pertama, ajarkan anak bahwa tubuhnya berharga. Kedua, ajarkan mana sentuhan baik dan buruk. Ketiga, ajarkan untuk segera melapor ke orang tua jika ada yang melakukan sentuhan buruk; ajarkan anak selalu berpakaian sopan, dan selalu berhati-hati dengan orang asing,” tambahnya.

Layung kemudian memeragakan bagaimana mengajarkan tentang sentuhan baik dan buruk kepada anak.

“Sentuhan baik dan buruk bisa diajarkan dengan bernyanyi dan gerakan, seperti ini,” ujar Layung seraya menggerakkan tangan ke kepala hingga bagian kaki.

Para peserta yang didominasi kaum Ibu pun mengikuti Layung sembari menggerakkan tubuhnya. Sentuhan baik adalah sentuhan yang dilakukan pada bagian kepala hingga bahu. Sentuhan buruk dilakukan pada bagian dada hingga paha.

Salah satu peserta diminta ke depan dan memeragakan “lagu dan gerak tentang sentuhan” itu.

“Sentuhan baik, sentuhan baik, sentuhan baik. Sentuhan buruk-sentuhan buruk, sentuhan buruk,” Bu Siti, salah satu peserta ikut bernyanyi dan bergerak sesuai yang diajarkan.

Acara pun ditutup dengan bazar minyak dan telur murah seharga Rp32.000/paket. (Humas RKI Jatiluhur)

adminhumaspks

Recent Posts

800 Lelaki Itu Ikut Kembara

DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…

2 weeks ago

Lepas Kemah Bela Negara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Titip Pesan Jaga NKRI

DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…

2 weeks ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu, Fendaby Surya Sebut Ada Peluang Jadi PNS

DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…

1 month ago

Dari Pegangsaan 1945 ke Hari Ini, Fendaby Surya Ingatkan Perjuangan Belum Berakhir

DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…

1 month ago

BIPEKA PKS Kota Bekasi Luncurkan SERAMBI, Shelter Bersama Keluarga dengan Tiga Layanan Konsultasi

DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…

1 month ago