800 Lelaki Itu Ikut Kembara
DPDPKSKOTABEKASI – Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit yang masih kelabu, ratusan manusia telah tumpah ruah untuk mengikuti Kemah Bela Negara (Kembara) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi.
Mereka berbalut kaos hijau dan oranye dengan tas punggung mengekor berat, dari uban yang merambat di kepala para senior hingga anak-anak muda yang baru menjejakkan asa. Entah dorongan batin apa yang menggerakkan mereka, meninggalkan kehangatan selimut rumah, mengunci pintu bengkel, menunda meja kerja, demi berdiri di atas aspal dingin pagi itu.
Di antara barisan itu, tersimpan cerita sunyi yang tak tertulis di lembaran rundown acara. Ada ayah yang pamit pada anak istrinya sembari berpesan agar pintu dikunci rapat selama ia pergi menempuh raga. Ada pula kepala rumah tangga yang harus mengambil cuti sehari atau memutar otak mengatur rezeki harian, demi menjawab panggilan jiwa yang kadung merasuk ke tulang. Mereka datang bukan karena paksaan, melainkan karena ada rasa cinta yang mendesak untuk ditunaikan pada ibu pertiwi.
Tim kepanduan PKS Kota Bekasi, dengan slayer oranye hingga merah melingkar di leher, sibuk merapikan barisan yang mengular. Sebelas orang wakil rakyat dari Fraksi PKS Kota Bekasi berdiri berdampingan di barisan depan, melebur tanpa sekat bersama massa yang tumpah ruah.
Setelah Apel, Longmarch panjang mengular menyusuri tiap jengkal rute menuju Kantor DPD PKS Kota Bekasi, sebelum akhirnya gelombang langkah kaki itu terus berlanjut, menembus jarak demi jarak hingga tiba di Wisata Alam Pangsalatan, Bogor.
Di hamparan alam terbuka yang sunyi dari hiruk-pikuk kota, di bawah naungan tenda-tenda darurat yang diterpa angin malam selama dua hari dua malam penuh, 11 s.d 13 September 2026. Raga boleh lelah dan rindu rumah boleh bergemuruh di dada. Namun di sanalah, di tengah dinginnya kabut pegunungan dan hangatnya api unggun kesetiakawanan, tekad delapan ratus manusia itu diuji. Bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi untuk merawat nyali dan menjaga keutuhan Indonesia hingga peluit panjang tanda pulang dibunyikan pada Minggu siang nanti.
