Categories: BERITA TERKINI

Mahfudz Abdurahman Jawab Gosip-gosip soal PKS

BEKASI.PKS.ID – Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman menjawab gosip-gosip tentang PKS yang beredar dan melekat di benak masyarakat.

Hal ini ia sampaikan di hadapan ratusan warga masyarakat Kota Bekasi yang mengikuti Training Orientasi Partai Keadilan Sejahtera (T.O.PKS) di Bella Vista Pondokgede, Ahad (23/2/2020).

Ia mengungkapkan, para pendiri Partai Keadilan Sejahtera membawa semangat Islam yang Rahmatan Lil Alamiin ketika mendirikan partai ini dan mengikuti pemilu pertama kali dengan nama Partai Keadilan di tahun 1999.

“Kita mendemonstrasikan nilai-nilai Islam Rahmatan Lil alamin dan kemanusiaan,” ujar Anggota DPR RI dari Dapil Kota Bekasi-Kota Depok ini saat memberikan sambutan.

Salah satu gosip negatif tentang PKS yang selalu dihembuskan di masyarakat adalah intoleran. Tokoh Betawi Bekasi ini membantah hal itu. Ia memaparkan, dalam praktiknya, kader PKS bisa diterima dan berbaur dimanapun berada. Bukan hanya di tanah air, tetapi juga diluar negeri.

Hal itu, kata Mahfudz karena kader PKS mampu menunjukkan kredibilitasnya. Antara lain kredibilitas moral, sosial, intelektual, operasional dan politik.

Selain stigma intoleran, PKS juga sering disebut partai yang memiliki ideologi garis keras, pendukung teroris dan stigma negatif lainnya.

“Padahal di tahun 2008 saja, PKS ini satu-satunya partai yang paling rapi dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi,” katanya.

PKS justru sangat sibuk saat terjadi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

“Inilah bapak ibu sekalian, latar belakang kemunculan PKS di negeri ini sebagai partai dakwah. Oleh karena itu, Training Organisasi ini merupakan satu bagian pengenalan tentang PKS kepada publik, agar tahu lebih dalam soal PKS,” ujar Mahfudz.

Mahfudz sendiri mengaku lega karena saat ini PKS mendapat pengakuan dari publik sebagai oposisi dan punya integritas. Meskipun stigma buruk masih terus diembuskan pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.

Tentang stempel intoleran, sederhananya, kata Mahfudz masyarakat bisa menilai, di negeri mayoritas Islam, minoritas tak diusik, tak dituntut. Dengan kata lain, aman.

Di tubuh PKS sendiri, kata Mahfudz terdiri dari berbagai kalangan, bahkan berbagai ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, Persis dan lain-lain. Bahkan beberapa waktu lalu, PKS disambangi para tokoh NU Jawa Timur untuk berdiskusi tentang kepartaian dan kebangsaan. Jadi ia menegaskan stigma yang terlanjur beredar sebetulnya bisa ditepis seiring waktu karena kenyataannya masyarakat hanya belum mengenal partai ini.

“Semoga dengan acara TOPKS ini, bapak ibu sekalian bisa memahami bagaimana PKS ini. Mudah-mudahan TO ini bisa memperkaya wawasan soal PKS, partai berbasis kader dan perjuangan dakwah Islam,” tukasnya. (a)

adminhumaspks

Recent Posts

800 Lelaki Itu Ikut Kembara

DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…

1 week ago

Lepas Kemah Bela Negara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Titip Pesan Jaga NKRI

DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…

2 weeks ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu, Fendaby Surya Sebut Ada Peluang Jadi PNS

DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…

4 weeks ago

Dari Pegangsaan 1945 ke Hari Ini, Fendaby Surya Ingatkan Perjuangan Belum Berakhir

DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…

1 month ago

BIPEKA PKS Kota Bekasi Luncurkan SERAMBI, Shelter Bersama Keluarga dengan Tiga Layanan Konsultasi

DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…

1 month ago