Categories: BERITA TERKINI

Ustadzah Latifah Abdusshomad Sampaikan 5 Poin Penting Kapasitas Diri Perempuan Pelopor

BEKASI.PKS.ID- Tokoh Senior Perempuan PKS Kota Bekasi, Hj. Latifah Abdusshomad, atau biasa disapa Ustadzah Latifah menyampaikan Lima poin penting agar para perempuan bisa menjadi pelopor kebaikan.
5 poin itu antara lain yang pertama perempuan harus bisa memosisikan diri sebagai hamba Allah yang taat.

“Kedua, fungsi sebagai seorang istri harus dilakukan sebaik mungkin. Layani suami sebaik mungkin,” ujar Latifah saat didapuk menjadi keynote speaker untuk kegiatan Diklat Perempuan Pelopor di DPD PKS Kota Bekasi, Ahad (1/3/2020).

Ketiga, perempuan harus berperan dengan baik sebagai seorang ibu.

“Kerena tiket surga ada di rumah kita. kita yakini Allah akan mengampuni dan memberi petunjuk kepada keluarga kita,” sambungnya.

Poin keempat, berbakti kepada orangtua dan kelima cerdas memainkan dan mengambil peran sebagai anggota masyarakat.

Ibu dari 10 putera puteri ini juga menyatakan bahwa sekecil apa pun pergerakan akan mengubah segalanya. Apalagi jika gebrakan yang dilakukan dalam skala besar-besaran.

“Jadi kalau kita tidak berbuat apa-apa dengan segenap kemampuan, kita tidak akan jadi apa-apa, juga dengan ketakwaan, kemuliaan kita yang kuat. Yuk semua, kita, kader semua harus yakini kita kader yang bermakna yang dibutuhkan masyarakat,” tukasnya.

Istri dari politisi PKS Mahfudz Abdurrahman ini juga tak lupa berbagi kisah tentang lika luku kehidupan keluargnya sejak awal mula menapaki jalan dakwah.

“Jangan hanya melihat orang saat senangnya, saat sekarang saja, yuk mau cerita versi apa, ayo sini cerita sama saya. Saya sudah pernah mengalaminya, ibarat kata pepatah, berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, harus mau bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian,” jelas perempuan bercucu 8 ini.

Latifah berpesan kepada para peserta, terutama para istri anggota dewan PKS kota Bekasi agar mau aktif menjadi bagian penting dalam masyarakat.

“Support penuh para suami. Di rumah dia suami kita, di luar, ia milik dakwah, serahkan pada Allah. Ibu-ibu, buat sebanyak-banyaknya komunitas, geng, geng ibu-ibu atau anak-anak muda. Jangan ragu. Saya pun di halaman belakang rumah saya mengajak anak-anak muda berkumpul, nama perkumpulannya Nomi (nongkrong bareng Umi),” ujar Latifah menyemangati para peserta.

Perempuan yang juga kerap disapa Umi Azmi ini berharap kegiatan Diklat ini mampu membangkitkan semangat dakwah dan bertambahnya ilmu/wawasan bisa mengangkat harkat derajat para perempuan calon pelopor kebaikan. (a)

adminhumaspks

Recent Posts

800 Lelaki Itu Ikut Kembara

DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…

2 weeks ago

Lepas Kemah Bela Negara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Titip Pesan Jaga NKRI

DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…

2 weeks ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu, Fendaby Surya Sebut Ada Peluang Jadi PNS

DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…

1 month ago

Dari Pegangsaan 1945 ke Hari Ini, Fendaby Surya Ingatkan Perjuangan Belum Berakhir

DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…

1 month ago

BIPEKA PKS Kota Bekasi Luncurkan SERAMBI, Shelter Bersama Keluarga dengan Tiga Layanan Konsultasi

DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…

1 month ago