PKS Bekasi Barat Gelar Pelatihan Fotografi, Peserta tak Hanya Kader
BEKASI.PKS.ID – DPC PKS Bekasi Barat menggelar pelatihan fotografi daring dengan tema, “Ketika Fotomu Menjadi Media Komunikasi” pada Sabtu (1/8/2020) malam pukul 19.30-21.00 WIB. Peserta tidak hanya kader PKS Bekasi Barat tetapi diikuti juga oleh masyarakat umum, bahkan banyak dari luar Bekasi.
Tampil sebagai pemateri Fotografer profesional Dudi Iskandar dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Yahya Hilmuddin serta dimoderatori oleh pegiat sosial media Gatot Prasetyo.
Ketua DPC PKS Bekasi Barat Fendaby Surya Putra dalam kesempatan ini memilih menjadi peserta seperti yang lainnya dan tidak memberikan kata sambutan.
“Kamera terbaik adalah kamera yang kita punya dan foto jelek adalah yang tersimpan di hard disk,” demikian kata Dudi Iskandar membuka pelatihan.
Kemudian, ia berbicara tentang teknik pencahayaan dalam sebuah foto karena menurutnya ini menjadi sangat penting. Ia juga menampilkan beberapa foto yang kurang bagus, “Sebelum foto bagus, kita perlu tahu foto jelek.”
Selanjutnya, ia menampilkan tentang perbedaan kamera DSLR dengan kamera telepon pintar atau smarthphone. Menurutnya saat ini sulit membedakan foto hasil DSLR dengan foto hasil smarthphone, dengat syarat; tidak dicetak terlalu besar, yang dipotret tidak bergerak terlalu cepat dan saat pemotretan cahaya mencukupi.
“Handphone saat ini sudah bagus teknologinya tinggal memaksimalkan. Perlu ilmu untuk bisa membuat foto bagus. Tapi tetap perlu ilmu ya!”
Ada banyak ilmu fotografi yang harus dipelajari seperti diafragma, kecepatan cahaya dan ISO, tetapi yang minimal dipelajari menurut Dudi Iskandar adalah tentang komposisi.
Foto yang baik itu harus memuat empat hal diantaranya:
1. Focus, jelas, tidak goyang dan tajam
2. Tidak gelap atau terlalu terang
3. Foto yang mampu bercerita
4. Foto dengan komposisi bagus
Dudi Iskandar juga membagikan 8 tips dan trik dalam fotografi menggunakan smartphone, diantaranya:
1. Lensa pastikan bersih. Kamera handphone belum ada pelindung lensa. Sebelum motret selalu bawa tisu atau kain lap kacamata. Pastikan lensa kamera hp selalu bersih.
2. Kenali fitur pemotretan di smartphone. Brightness, exposure, white balance dan fitur lainnya.
3. Pilih resolusi tinggi. Jangan dipakai fasilitas zoom ini zoom out, mending fotografernya maju mundur. Karena resolusi berkurang jika zoom in. masih mending crop hasil
4. Aturlah jarak ideal dengan objek. Pastikan dekat dengan objek yang akan dibidik.
5. Pengaturan cahaya. Bidiklah objek pada cahaya yang cukup. Harus bisa baca situasi dan arah sinar matahari. Namun hal ini bisa dilanggar saat membuat foto siluet
6. Selalu perhatikan background.
7. Mencoba berbagai sudut pemotretan. Cobalah mengambil foto dengan angle berbeda-beda.
8. Perbaiki dengan software olah digital. Jika masih kurang puas dengan hasil fotonya. Sah-sah saja memperbaiki intensitas cahaya, warna, dan komposisi yang mungkin.
“Kamera hanya alat. Sebuah foto tercipta dengan pilihan posisi, pilihan komposisi dan pilihan saat yang tepat untuk menjepretkan rana.”
Sementara itu, pemateri kedua Yahya Hilmuddin menjelaskan tentang pentingnya caption atau keterangan foto dalam setiap foto yang kita unggah ke media sosial.
Ketua panitia yang juga Ketua Bidang Humas DPC PKS Bekasi Barat Irvan Hermawan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas suksesnya kegiatan ini. “Terimakasih atas partisipasinya ya, smoga manjadi kebaikan dan amal jariah kita semua. Terimakasih juga ilmu nya kang Dudi, Bang Yahya, dan host terkece Bang Gatse,” pungkasnya. ***
