Uncategorized

Silaturahim dengan Ketua BKMT Rawalumbu, Heri Koswara Serap Aspirasi Para Guru Pengelola TPQ

DPDPKSKOTABEKASI – Jumat (16/04), Anggota Komisi IV, DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Koswara, bersilaturahim dengan Ketua BKMT Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Hj. Nurul.

Ditemani sang istri, Heri Koswara mendengarkan aspirasi para guru pengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Para guru TPA tersebut mengeluhkan tentang kondisi penyelenggaraan pembelajaran Al-Qur’an secara online yang dianggap kurang efektif.

Metode Talaqqi merupakan tradisi turun menurun dalam pembelajaran Al-Quran, yaitu sebuah metode pembelajaran tatap muka antara murid dengan guru. Metode itu dilakukan dengan cara guru menyimak bacaan murid dengan seksama, sambil memperbaiki bacaan yang belum tepat.

Menurut para guru TPQ, pembelajaran seperti itu tidak tergantikan dengan metode lain.

“Dengan metode ini, ada ikatan emosional antara guru dan murid, ada atmosfir kegembiraan dan motivasi, dan tentu kejelasan bacaan murid ataupun guru yang sangat diperlukan dalam pembelajaran Al-Quran,” kata Hj. Nurul.

Nurul dan para pengelola TPA berharap semoga wabah Covid-19 segera berlalu dan anak-anak bisa dengan gembira belajar Al-Quran di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

Menanggapi hal tersebut, Heri Koswara mengatakan akan mencari solusi terbaik terhadap permasalahan yang dihadapi para guru TPQ.

“Terkait dengan kegiatan belajar mengajar di masa Covid dengan cara online ini, belakangan memang banyak sekali orang tua maupun sekolah yang mengeluhkan sistem ini,” ujar Heri Koswara yang pernah bertugas sebagai Anggota DPRD Kota Bekasi selama 3 periode itu.

Heri mengatakan, memang ada kemudahan yang dirasakan dalam pembelajaran online, tetapi di sisi lain, mahalnya biaya pulsa internet menjadi beban orang tua juga. Belum lagi, persoalan sosial yang dihadapi oleh anak-anak yang biasanya belajar dan bermain di area terbuka, kini tak dapat lagi merasakan hal yang sama.

“Dengan online ini, tentu pembelajaran seperti itu tidak mereka dapatkan, kadang-kadang merasa cepat jenuh, dan tidak terpantau dengan baik. Hal seperti ini mudah-mudahan akan terus kita carikan solusinya yang terbaik,” tambah lulusan Universitas Islam Antarabangsa Malaysia itu.

Selain permasalahan mengenai beban kuota internet dan juga perkembangan sosial anak, Heri juga menyampaikan mengenai persoalan yang dihadapi oleh para penyelenggara pendidikan.

“Dengan pembelajaran online, ada penyederhanaan kurikulum yang dilakukan sehingga mempengaruhi target kualitas maupun capaian anak didik, hal ini juga yang dikhawatirkan oleh para pendidik,” jelas Aleg dari Dapil Bekasi dan Depok itu.

Heri berharap, Kota Bekasi khususnya, dapat segera bebas dari wabah Covid-19 dan pembelajaran bisa kembali normal seperti sedia kala dalam kondisi idealnya. [dio]

adminhumaspks

Recent Posts

800 Lelaki Itu Ikut Kembara

DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…

2 weeks ago

Lepas Kemah Bela Negara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Titip Pesan Jaga NKRI

DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…

2 weeks ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu, Fendaby Surya Sebut Ada Peluang Jadi PNS

DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…

1 month ago

Dari Pegangsaan 1945 ke Hari Ini, Fendaby Surya Ingatkan Perjuangan Belum Berakhir

DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…

1 month ago

BIPEKA PKS Kota Bekasi Luncurkan SERAMBI, Shelter Bersama Keluarga dengan Tiga Layanan Konsultasi

DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…

1 month ago