Uncategorized

Padahal Sudah Jaga Prokes, Kok Masih Bisa Kena Covid juga?

DPDPKSKOTABEKASI – Saya Roni Susanto, seorang warga Pondok Gede, tepatnya saya tinggal dibilangan Kemang Sari 4, Jatibening Baru.

Saya kini tengah menjalankan Isoman karena telah dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.

Beberapa waktu ini setelah dinyatakan harus isolasi mandiri saya bertanya-tanya, bagaimana saya bisa terkena virus ini, padahal saya sudah sangat taat pada protokol kesehatan, tapi kok masih bisa tertular Covid-19 juga?

Padahal saya selalu pakai masker, sering gunakan hand sanityzer, menghindari kerumunan dan di rumah pun sering disemprot dengan disinfektan malah.

Namun akhirnya saya menyadari, kenapa bisa terkena Covid-19.

Ya benar, dari orang yang abai, gak percaya sama pandemi ini dan juga dari orang yang takut kalau penyakit ini adalah aib.

Masih banyak orang yang gak percaya kalau Covid-19 itu ada, ada yang bilang itu penyakit lama, konspirasi, dan banyak lainnya.

Dan ini yang sangat dikhawatirkan orang, kalau terkena Covid-19 dalam pikirannya pasti biayanya mahal.

Saya coba buat analisanya kenapa saya bisa kena Covid-19, padahal sudah berjuang maksimal juga berusaha jaga prokes.

Dimulai dari lingkungan sekitar ternyata bisa dikatakan 70% abai dengan prokes, tidak pakai masker, masih tetap berkerumun, dan ada yang sakit dengan gejala tapi dianggapnya hanya demam biasa. Hal ini sebab mereka karena takut kalau terbukti Covid-19 akan dikucilkan tetangga dan biaya yang harus ditanggung disebabkan isolasi mandiri. Apalagi jika yang terpapar itu hanyalah orang yang hidupnya pas-pasan bukan pekerja tetap yang digaji bulanan.

Harapan saya pada pejabat lingkungan setempat yaitu mulai dari RT dan RW gaungkanlah kembali kalau Covid-19 itu ada dan berbahaya, serta tidak mengada-ada.

Bila perlu bikinlah partoli keliling ke rumah-rumah warga untuk menghimbau serta menjaga prokes.

Saya merasa yakin RT dan RW adalah ujung tombak dalam meringankan beban para tenaga kesehatan yang kewalahan menghadapi lonjakan Covid-19 pada masa ini.

Covid ini ibarat gunung es, kalau kita tidak saling bersinergi dan bersatu bersama semuanya, saya, kamu, kalian dan kita semua menyadari pentingnya menjaga prokes, InsyaAllah wabah Covid-19 ini akan bisa segera berakhir. (RDK)

adminhumaspks

Share
Published by
adminhumaspks

Recent Posts

Halal Bihalal DPC Medan Satria, Silaturahmi Kader Diperkuat Sentuhan Budaya

DPDPKSKOTABEKASI - DPC PKS Medan Satria menggelar kegiatan halal bihalal yang berlangsung meriah dan penuh…

4 days ago

Tarhib Ramadan 1447 H, PKS Kota Bekasi Ajak Masyarakat Lakukan “Kalibrasi Hati”

DPDPKSKOTABEKASI.ID- – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PKS Kota Bekasi menggelar kegiatan Tarhib…

2 months ago

Rakercab PKS Medan Satria Tekankan Aktivasi Kader dan Penguatan Pelayanan Umat

DPDPKSKOTABEKASI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Medan Satria menggelar Rapat…

3 months ago

Ketua PKS Kota Bekasi Fendaby Surya Instruksikan Kader Pantau Banjir dan Gerakkan Bantu Warga

DPDPKSKOTABEKASI - Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, B.Eng., mengeluarkan arahan kepada seluruh…

3 months ago

Rakerda PKS Kota Bekasi Usung Kalibrasi 33x, Ini Penjelasan Ketua Panitia Syafiq Fadlu Rahman !

DPDPKSKOTABEKASI— Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Bekasi, Syafiq Fadlu Rahman, menegaskan bahwa…

4 months ago

Heri Koswara Buka Rakerda PKS Kota Bekasi, Tekankan Soliditas dan Penguatan Kader

DPDPKSKOTABEKASI — Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, Heri Koswara, secara resmi membuka…

4 months ago