BERITA TERKINI

Semangat Muharram, Hijrah untuk Menjadi Pribadi Terbaik bagi Indonesia

DPDPKSKOTABEKASI – Kita dalam memandang pergantian tahun Hijriah, ini merupakan momentum yang sangat berharga sekali. Pertama, kita harus jadikan sebagai ajang muhasabah.

Introspeksi kita kepada amalan-amalan yang sudah kita lakukan, ketika hari ini kita berada di tahun baru. Bahkan tak hanya tahun baru, setiap pergantian hari, pergantian bulan, itu harusnya menjadi introspeksi kita dalam melihat amal-amal sejauh mana yang sudah kita siapkan untuk akhirat kita kelak.

Kemudian kita tahu mengapa, momentum tahun baru dalam Islam diambil dari pristiwa hijrah Rasulullah Shalallahu ’Alaihi Wasallam, bukan dari peristiwa lahirnya Rasulullah, bukan dari Nabi kita Muhammad mendapatkan wahyu atau bukan dari saat wafatnya Rasulullah.

Kenapa hal ini yang diambil, bukan dimana saatnya beliau mendapatkan wahyu, atau ketika beliau lahir atau meninggal. Maka peristiwa ini hanya dialami oleh Rasulullah sendiri.

Tapi kalau hijrah yang diambil, peristiwanya menjadi titik balik, maka dia menjadi sebuah kegiatan yang tidak hanya melibatkan Rasulullah, tapi juga melibatkan seluruh sahabat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Maka ijtihad Sayyidina Umar, menjadikan bahwa peristiwa hijrah ini merupakan awal mula dihitungnya tahun baru Hijriah didalam Islam.

Kemudian kita juga ingat dalam pergantian tahun baru ini, kita selalu teringat dengan sejarah hijrahnya Rasulullah, tentu hijrah makna yang harus kita pahami hari ini adalah hijrah yang secara maknawi.

Hijrah yang harus terus menerus kita lakukan, yang pertama hijrah dari kebodohan menuju ilmu pengetahuan, kita harus terus belajar, kita harus terus membaca, kita harus terus mencari ilmu pengetahuan.

Kemudian yang kedua, hijrah dari kemaksiatan menuju ketaatan kepada Allah, jadi ditahun baru ini kita harus memperbanyak ketaatan ibadah kepada Allah dan meninggalkan segala yang dilarang oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

Yang juga makna hijrah secara maknawi ini adalah, bagaimana kita menghilangkan kemalasan untuk menuju kesungguhan dalam rangka bekerja membangun negara yang kita cintai ini, apalagi ditengah wabah pandemi Covid-19 ini, tentu kesungguhan, ilmu pengetahuan, dan kedekatan kita kepada Allah ini adalah modal yang bisa kita optimalkan dalam rangka menjadi hamba yang bertakwa kepada Allah.

Dan supaya negara kita menjadi negara yang baldatun toyyibatun warrabbun ghofur, saya kira ini adalah semangat Muharram dan tahun baru yang harus kita harus ingatkan kepada diri kita, keluarga, dan masyarakat tentunya. (RDK)

Oleh : H. Heri Koswara, M.A.
Ketua DPD PKS Kota Bekasi

adminhumaspks

Recent Posts

800 Lelaki Itu Ikut Kembara

DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…

1 week ago

Lepas Kemah Bela Negara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Titip Pesan Jaga NKRI

DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…

1 week ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu, Fendaby Surya Sebut Ada Peluang Jadi PNS

DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…

4 weeks ago

Dari Pegangsaan 1945 ke Hari Ini, Fendaby Surya Ingatkan Perjuangan Belum Berakhir

DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…

1 month ago

BIPEKA PKS Kota Bekasi Luncurkan SERAMBI, Shelter Bersama Keluarga dengan Tiga Layanan Konsultasi

DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…

1 month ago