DPDPKSKOTABEKASI – Syaifudin, Ketua Bidang Pemberdayaan Jaringan Ekonomi (BPJE) DPD PKS Kota Bekasi, akan mengadakan kegiatan webinar bisnis development dan sekaligus launching rumah berdaya.
Konsep rumah berdaya ini merupakan program turunan dari DPP PKS dan juga DPW PKS Jawa Barat yang akan dilaksanakan disetiap DPD kota dan kabupaten.
Terkait hal tersebut DPD PKS Kota Bekasi akan melaunching program ini dan kedepan akan ditindaklanjuti disetiap DPC di 12 kecamatan di Kota Bekasi.
“Kita tahu bahwa dengan masih terjadinya pandemi Covid-19 sampai saat ini tentu membawa dampak tak hanya dari sisi kesehatan namun dampak ekonomi juga terpukul, baik itu masyarakat secara umum dan juga kader PKS merasakan hal yang sama,” ujar Syaifudin pada Sabtu (14/04).
“Oleh karena itu, disini harus memiliki semangat untuk bangkit, dimana kita masih bisa mengoptimalkan rumah sebagai basis kebangkitan ekonomi,” tambahnya.
Syaifudin menyampaikan, bahwa basis kebangkitan ekonomi ini akan sangat bermanfaat jika dimaksimalkan dengan perekonomian berbasis rumah.
Menurutnya, dengan dilaunchingnya rumah berdaya ini, insyaAllah PKS mengajak, kepada masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat kota Bekasi, untuk sama-sama mewujudkan keluarga Indonesia yang mandiri dan berdaya serta berkontribusi.


“Output dari rumah berdaya ini bermacam-macam, namun yang jelas ketika ekonomi sangat terpukul dimasa pandemi, semangat motivasi dimasa pandemi ini yang diharapkan,” terang Ketua BPJE DPD PKS Kota Bekasi.
“Program rumah berdaya ini nanti meliputi beberapa tema atau sub bidang, karena kedepan disetiap kecamatan, melalui DPC PKS disetiap kecamatan itu memiliki sentra atau pusat pemberdayaan atau rumah sebagai pusat pemberdayaan,” tambah Syaifudin.
“Apakah nanti kantor sekretariat DPC, atau pun satu lokasi yang ditunjuk sebagai sarana pemberdayaan. Disitulah bisa dioptimalkan sebagai sarana untuk mengelaborasi berbagai macam persoalan, ide kreatif, sumbangsih pemikiran dan berbagai hal lainnya, ketika diolah dielaborasi akan menghasilkan ide gagasan untuk melangkah lebih jauh, lebih pasti dan optimis untuk bangkit,” imbuh Syaifudin.
Syaifudin menjelaskan, kedepanya tema yang akan digarap untuk menjadi sub kegiatan dalam rumah berdaya itu adalah bagaimana keluarga berdaya atau keluarga Indonesia yang mandiri, berdaya dan berkontribusi dapat menjadi pemicu kebangkitan ekonomi.
Pihaknya pun menambahkan, bahwa terdapat ada delapan sub tema yang akan dikelola yakni, rumah berdaya untuk keluarga Indonesia, rumah berdaya untuk perempuan Indonesia, rumah berdaya untuk anak muda indoensia, rumah berdaya untuk umkm indoensia, rumah berdaya untuk guru indonesia, rumah berdaya untuk professional Indonesia, rumah berdaya untuk buruh dan pekerja inodneisa, serta rumah berdaya untuk petani, peternak dan nelayan indoensia.
“Mengapa sampai ada 8 sub bidang yang menjadi trade mark branding dari rumah berdaya, karena kita dari PKS khususnya kolaborasi dari bidang-bidang terkait, ingin memfasilitasi atau pun mengambil fokus persoalan dari tiap-tiap daerah yang berbeda-beda, punya keunggulan dan kelebihan,” terang Syaifudin.
“Jika ada potensi pada sebuah komunitas di suatu kecamatannya, maka disitu fokus dari rumah berdaya adalah untuk mengelola, memberdayakan anak-anak muda ini,” tambahnya.
“Menjadi fokus utama rumah berdaya untuk mengoptimalkan potinsi tersebut, apa pun itu, apakah anak muda seperti sebelumnya atau pun UMKM dan hal lainnya,” imbuh Syaifudin.
Syaifudin berharap, agar kedepan persoalan yang memiliki keterkaitan dengan UMKM, anak muda, keluarga dan sarana untuk fokus, bangkit dan berkembang lebih jauh.
“Tentu pemberdayaan ini tidak hanya dikelola oleh bidang pemberdayaan jaringan ekonomi saja tetapi tentu akan berkolaborasi dengan bidang-bidang lain apakah BPKK, Tani dan Nelayan atau pun lainnya,” ujar Syaifudin.
“Kedepan, semoga program ini bisa memberikan atau pun menginisiasi kebangkitan dan memotivasi tumbuhnya ekonomi yang lebih massif di Kota Bekasi,” tambahnya.
Syaifudin pun menjelaskan bahwa terkait dengan output dari rumah berdaya sendiri adalah sama-sama dari PKS untuk mengajak masyarakat bangkit dengan mengoptimalisasi pemberdayaan rumah berbasis keluarga.
“Output yang diharapkan ketika PKS membuat sentra-sentra atau pusat, untuk mengolah berbagai macam ide dan pemikiran untuk bangkit dari pandemi, output yang lainnya adalah harapannya dari setiap keluarga akan lahir dari satu keluarga satu pengusaha,” tutup Syaifudin. (RDK)





Be the first to comment on "Ajak Masyarakat Optimalkan Rumah sebagai Sumber Ekonomi, BPJE Kota Bekasi Launching Rumah Berdaya"