BERITA TERKINI

Kader PKS Bukan Kader Sembako

DPDPKSKOTABEKASI – Sebuah hal yang paling saya suka adalah mengajak banyak orang untuk bergabung di Partai Keadilan Sejahtera.

Tapi stigma yang terbentuk selalu saja, sebuah partai hadir mengajak warga harus membawa tentengan semacam sembako, atau berbagai hal lainnya.

Padahal pendekatan yang paling utama saat kita bersilaturrahim ke warga gak mesti dengan sembako, tapi sebuah senyuman, sapa yang ramah akan lebih terasa dan bernilai harganya dibanding satu liter minyak, atau satu kilogram beras.

Kalau hanya sekedar sembako kemudian kita minta seseorang bergabung apakah mereka akan dekat dengan apalagi nyaman dengan kita? Jawabnya sudah pasti belum tentu, bisa jadi dalam pemikiran mereka “Ah partai lain juga sama kalau menjelang pemilu bakal bagi-bagi sembako juga”.

Hal itu sangat lazim dilakukan, saya coba berkomunikasi dan pendekatan dengan rasa, sentuhan hati serta komunikasi sosial yang santun dan ramah-tamah. Mulai dari menanyakan kabar, perhatian dan rasa peduli sesama saudara.

Tempo hari ada seorang penjual tahu sumedang, namanya Kang Asep keliling lewat depan rumah. Saya panggil dan saya beli sambil ngobrol menanyakan kabar saat keadaan pandemi seperti ini.

Kang Asep tukang tahu sumedang itu pun panjang lebar bercerita, mulai pendapatannya yang menurun, harga kedelai yang melambung dan berbagai hal lain sampai perihal anak-istri.

Satu hal yang saya selalu ajak semua yang saya jumpai untuk menguatkan hatinya, saya bilang, “Sabar ya bang, semoga keadaan ini segera berlalu.”.

“Saya beli tahunya Kang delapan belas ribu,” ujar saya uangnya lembaran kertas dua puluh ribuan.

“Kembali dua ribu pak,” katanya.

“Kembalinya buat Akang saja, maaf ya baru bisa berbagi segitu,” kata saya.

“Alhamdulillah terimakasih banyak Pak,” ia pun mendoakan saya.

Saya pun melakukan hal sama dengan mendoakan Kang Asep, penjaja tahu Sumedang agar dagangannya laris manis cepat habis.

“Ternyata orang PKS beda sama yang lain, ramah…” imbuhnya.

Berbeda waktu, lusa lalu saya bertemu juga dengan tetangga yang agak jauhan, Jawara Kampung orang akrab menyapanya, Bang Leman sendiri warga beri gelar Bang Braja.

Saat bertemu saya tersenyum, menyapanya dan menanyakan kabar, ia pun menjawab dengan ramah.

“Emang orang PKS ramah, gua resep sama orang PKS,” katanya tegas namun tetap diiringi senyum.

Pendekatan kita tidak mesti harus berbagi sembako, tapi kepedulian kita pada sesama itulah yang lebih menyentuh hati semua.

Sesekali berbagi untuk yang membutuhkan juga sangat perlu, tapi menyentuh rasa di hati itu yang jauh lebih penting.

Blender diputer bikinin jus bengkoang

Tambah batu es rasanya nikmat

Ayo kader terus berjuang

Menangkan PKS pada tahun dua ribu dua empat

Oleh :

Bang Ron

adminhumaspks

Recent Posts

800 Lelaki Itu Ikut Kembara

DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…

1 week ago

Lepas Kemah Bela Negara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Titip Pesan Jaga NKRI

DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…

1 week ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu, Fendaby Surya Sebut Ada Peluang Jadi PNS

DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…

4 weeks ago

Dari Pegangsaan 1945 ke Hari Ini, Fendaby Surya Ingatkan Perjuangan Belum Berakhir

DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…

1 month ago

BIPEKA PKS Kota Bekasi Luncurkan SERAMBI, Shelter Bersama Keluarga dengan Tiga Layanan Konsultasi

DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…

1 month ago