DPDPKSKOTABEKASI – Perkenalkan nama saya Rusmono asal Desa Cigadung Kecamatan Banjar Harjo, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.
Pekerjaan saya tukang sampah di lingkungan RW.O9, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.
Saya suka sama PKS, karena setiap mengangkut sampah di kediaman orang PKS mereka semua ramah, padahal saya tidak kenal siapa mereka.
Sudah tiga kali pada setiap pemilu saya selalu nyoblos PKS, karena saya yakin orang-orang PKS baik dan peduli.
Seperti siang hari ini Kamis (02/12/2021) saya ketemu abang kader PKS pas saya sedang angkut sampah di lingkungan RW.09.
Abang tersebut ramah kepada saya, menanyakan kabar, memberi kalender dan bingkisan, padahal baru saja ketemu. Saya sangat senang sebab kadang ada orang kalau saya angkut sampah mereka tutup hidung dan sambil ngomel “Lama banget bang sampahnya, gak di angkut.”.
Saya tiap ngangkut sampah pakai baju PKS bukan bermaksud menarik simpati orang PKS kepada saya, serius.
“Tetapi saya ingin berkontribusi untuk PKS agar di kenal masyarakat. Inilah kontribusi kecil yang bisa saya lakukan untuk PKS,” ujar lelaki yang akrab dipanggil Pak Rusmono saat ditanya pada Roni Susanto.
Ia mengaku senang kalau PKS semakin dikenal. Pak Rusmono mengatakan sering beberapa orang yang tidak suka dan bertanya ketus, “Di bayar berapa lu bang ngangkutin sampah pakainya atribut PKS.”.
Saya senyumin saja dan saya do’ain agar suatu hari nanti orang itu jadi suka sama PKS.
“Yang selalu saya ingat dulu pas mengangkut sampah di rumah presiden PKS Ustadz Syaikhu (waktu itu belum jadi presiden PKS saat masih jadi Wakil Walikota Bekasi). Beliau tersenyum ramah dan tidak lupa menyelipkan sesuatu di kantong saya, padahal beliau kan pejabat ya, sedangkan saya hanyalah pengangkut sampah lingkungan yang badannya bau, dekil dan kotor,” tutur Pak Rusmono lagi.
Tetap semangat mengenalkan PKS Pak Rusmono, walau sekecil apapun kontribusi kita Insya Allah semuanya punya nilai untuk kebesaran PKS.
Kota Bekasi, 02 Desember 2021
Ditulis oleh Bang Roni

Be the first to comment on "Berkontribusi walau hanya Sekecil Biji Sawi"