DPDPKSKOTABEKASI – Dalam agenda sepesial Hari Ibu, Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara menghadiri Talkshow yang dilakukan secara online dan onair di Radio Dakta 107 FM pada 22 Desember 2021.
Agenda yang dilaksanakan pada pukul 08.00 – 09.00 WIB tersebut dihadiri pula oleh pembicara lainnya yakni Ii Marlina yang merupakan Ketua BPKK DPD PKS Kota Bekasi dan Lilis Nurlia yang merupakan Anggota DPRD Kota Bekasi.
Dalam talkshow tersebut Heri Koswara yang membuka pembicaraan menyampaikan terkait dengan pandangan Islam terhadap para ibu.
Ketua DPD PKS Kota Bekasi tersebut menjelaskan bahwa pandangan Islam terhadap para ibu begitu luar biasa, dan jika hal ini dibandingkan sebelum Islam hadir pada masa jahiliyah maka posisi ibu sangat jauh sekali dibandingkan dengan seorang laki-laki.
“Inilah kehadiran Islam yang betul-betul mengajak kaum ibu, kemudian memuliakannya, kemudian setelah itu kebiasaan jahiliyah secara perlahan hilang dan digantikan kemuliaan para ibu di dalam Islam,” kata Heri.
“Bahkan pada jaman jahiliyah dahulu mereka sangat malu saat melahirkan anak seorang perempuan,” tambahnya.
Ia pun menerangkan, dan ketika Islam datang posisi ibu menjadi sangat mulia, hal ini menurutnya banyak ayat-ayat Allah dan hadits Rasulullah yang mengangkat dan memuliakan para ibu.
Pria yang kerab dipanggil Bang HK tersebut mengangkat kisah Sahabat Rasulullah Mu’awiyah yang menanyakan kepada Rasulullah perihal, siapa manusia yang harus kita untuk berbuat baik kepadanya?
Bang HK pun menjelaskan bahwa, Rasulullah menjawab: “Ibumu, ibumu, ibumu kemudian baru ayahmu.”.
“Hadits ini seringkali dikaitkan dengan surat Luqman ayat yang ke 14 karena posisi seorang ibu itu mengalami 3 kelelahan, pertama saat hamil “wahnan alaa wahnin” kelelahan dan keletihan yang tidak bisa digambarkan kecuali dirasakan oleh Ibu. Kedua ketika melahirkan, dan ketiga ketika menyusui,” terang Bang HK.
“Maka wajar jika Rasulullah menyebut Ibu hingga tiga kali. Inilah kenapa ibu harus kita hormati dan kita junjung tinggi,” tukasnya.
Dalam QS Luqman 14, Al-Ahqaf:15, Annisa 36 Ibrahim 41, semua itu menggambarkan posisi seorang Ibu yang sangat mulia.
“Dan dalam sebuah hadits dijelaskan, perintah berbuat baik kepada orang tua itu jatuh setelah beriman kepada Allah, hal ini menunjukkan betapa tingginya berbakti kepada orang tua, untuk itu saya sebagai Ketua DPD PKS Kota Bekasi sangat menghargai peran dan kontribusi yang para ibu berikan untuk kita semua,” pungkasnya.
Dalam agenda tersebut pula, Ketua BPKK DPD PKS Kota Bekasi, Ii Marlina menjelaskan berbagai peran yang Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga berikan sejak pandemi berlangsung hingga saat ini, betapa BPKK selalu hadir dalam setiap kondisi.
Ia mengatakan bahwa para Ibu harus terus disupport, dirangkul dan diberikan wadah agar senantiasa kuat memikul amanah yang begitu banyak, dengan adanya BPKK tentu para ibu akan mendapatkan ruang untuk mereka bisa mengeksplore diri dan berkonsultasi dengan berbagai hal untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan.
Di lain sisi Lilis Nurlia yang berbicara sebagai Anggota Legislatif mengatakan bahwa peran wanita khususnya para ibu di dunia legislative adalah penting, dan saat ini telah hadir perda nomor 12 tahun 2012 tentang perempuan.
Menurutnya dengan berkecimpungnya wanita dan ibu dalam dunia politik tentu akan memberikan masukan dan suara terkait apa-apa yang wanita butuhkan agar hal tersebut dapat terakomodasi. (RDK)





Be the first to comment on "Hari Ibu, Bang HK: Islam Mengangkat Derajat Wanita Semulia-Mulianya"