BERITA TERKINI

Flash Mob Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi, ini Poin Penting Pernyataan Sikap DPC PKS Pondokgede

DPDPKSKOTABEKASI – Diiringi dengan menyanyikan lagu secara bersama-sama flash mob yang digelar di Bundaran Plaza Pondok Gede, Kecamatan Pondokgede berlangsung antusias.

“Naik-naik BBM naik, tinggi-tinggi sekali, kiri-kanan kulihat saja banyak rakyat sengsara…,” begitu koor bersama para peserta.

Agenda ini dihadiri oleh berbagai tokoh mulai dari Bendahara DPP PKS yang juga merupakan Anggota DPR-RI Dapil Kota Bekasi dan Kota Depok Mahfudz Abdurrahman, Ketua DPRD Kota Bekasi H. M. Saifuddaulah, Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro, Ketua DPC PKS Pondokgede Aminuddin dan jajaran pengurus serta kader dan simpatisan.

Hadir pula dalam agenda ini Ketua DPRa PKS Jatiwaringin Ruswandi dan Ketua Gema Keadilan Kota Bekasi Muhammad Kamil Syaikhu.

Dalam agenda tersebut Ketua DPC PKS Pondokgede membacakan pernyataan sikap terkait dengan kenaikan BBM bersubsidi :

  1. Bahwa kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi adalah kebijakan yang menunjukkan sikap tidak empati terhadap kondisi rakyat yang sedang sulit.
  2. Kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi melukai rakyat yang sedang bangkit berjuang dari krisis akibat pandemi Covid-19 dan krisis pangan.
  3. Krisis pangan dan kenaikan harga BBM akan sangat berdampak terhadap semakin menurunnya daya beli masyarakat.
  4. Dampak sangat serius kepada rakyat yang memang rentan miskin dihantam dengan kenaikan kebutuhan pokok mereka, sehingga akan terjadi lonjakan jumlah rakyat miskin.

“Maka kami menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dan meminta kepada pemerintah untuk Membatalkan Kenaikan harga BBM bersubsidi,” tegas Aminuddin.

Di lain pihak salah satu peserta yang juga merupakan Ketua DPRa PKS Jatiwaringin mengatakan bahwa, tujuan PKS melakukan aksi flash mob adalah untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa PKS sungguh-sungguh untuk berjuang dan menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi ini.

“Karena kenaikan harga BBM bersubsidi ini tentu akan menambah beban hidup masyarakat. Dan tak hanya di flash mob ini, penolakan hingga walk out pun sudah dilakukan oleh anggota dewan pusat kita di DPR RI,” tutupnya. (RDK)

adminhumaspks

Recent Posts

800 Lelaki Itu Ikut Kembara

DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…

1 week ago

Lepas Kemah Bela Negara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Titip Pesan Jaga NKRI

DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…

1 week ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu, Fendaby Surya Sebut Ada Peluang Jadi PNS

DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…

4 weeks ago

Dari Pegangsaan 1945 ke Hari Ini, Fendaby Surya Ingatkan Perjuangan Belum Berakhir

DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…

1 month ago

BIPEKA PKS Kota Bekasi Luncurkan SERAMBI, Shelter Bersama Keluarga dengan Tiga Layanan Konsultasi

DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…

1 month ago