DPDPKSKOTABEKASI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dapil Kota Bekasi dan Kota Depok, Heri Koswara menghadiri agenda “Pembinaan Membaca Mushaf Al-Qur’an Isyarat Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara” yang diselenggarakan di RM. Joglo Kembar, Jatiasih pada Senin (10/10/2022).
Diselenggarakan oleh Rumah Belajar Ibtisamah Mulia, agenda ini bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Rumah Belajar Ibtisamah Mulia sendiri merupakan rumah belajar yang diperuntukan bagi anak tuli dengan rentang usia 2-8 tahun.
Hadir dalam kesempatan ini perwakilan Koordinator Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kemenag RI. Deni Hudaeny, Anggota DPR-RI Komisi VI Dapil Kota Bekasi dan Kota Depok Mahfudz Abdurrahman, Dewan Pembina Rumah Belajar Ibtisamah Mulia Nur Indah Harahap, Sekretaris Camat Jatiasih dan Lurah Jatiluhur, Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Siswadi, Ketua Majelis Taklim Tuli Indonesia (MTTI) Rama Syahti, Perwakilan dari Muhammadiyah Epen Supendi, serta Ketua Wanita Penyandang Disabilitas Indonesia Paini dan berbagai tokoh lainnya.
Dalam sambutannya tokoh yang juga merupakan Dewan Pembina Rumah Belajar Ibtisamah Mulia ini menuturkan bahwa sejarah pendirian rumah belajar tersebut berawal dari kondisi sang anak yang diberikan sebuah cobaan disabilitas tuli.
Politisi PKS ini menceritakan bahwa pihaknya berupaya untuk mencari sekolah untuk anaknya yang saat itu tengah berusia TK, namun hal tersebut tidak didapatkan di Kecamatan Jatiasih sampai akhirnya sang anak harus bersekolah yang letaknya di belakang RSCM Jakarta, begitu pun saat sang anak menjalani masa pendidikan di sekolah dasar yang harus ditempuh ke Cipete.
“Dari pelajaran dan pengalaman tersebut saya berupaya untuk mendirikan tempat pendidikan yang didedikasikan untuk anak-anak yang memiliki keterbatasan di Kota Bekasi, dan alhamdulillah saat ini kepala sekolah dari Rumah Belajar Ibtisamah Mulia ini adalah anak saya sendiri yang dahulu kesulitan mencari tempat untuk belajar,” terang Bang HK.
Dalam kesempatan sambutan tersebut pula dengan kehadiran Sekretaris Camat Jatiasih, pihaknya mendorong agar Pemerintah Kecamatan Jatiasih dan Kota Bekasi memperhatikan pendidikan bagi anak-anak difabel yang membutuhkan tempat untuk belajar minimal ada di setiap kecamatan di Kota Bekasi.
Terkait dengan penyelenggaraan Pembinaan Membaca Mushaf Al-Qur’an Isyarat, pihaknya bersyukur dan mengapresiasi langkah dari Kementerian Agama RI, “Tahun ini begitu indah dan menjadi catatan sejarah bagi saya atas peluncuran Al-Quran untuk anak-anak kita yang tunarungu wicara.”.
“Karena mereka ini berharap memiliki Al-Qur’an yang sesuai dengan bahasa dan keterbatasan yang mereka miliki. Mereka ini sangat bersemangat untuk belajar dan membaca Al-Qur’an bahkan menghafalkannya,” ujarnya.
“Jika mereka yang diberi keterbatasan saja semangat, apalagi kita yang diberikan kesempurnaan fisik harus jauh lebih semangat. Makhluk apa pun jika bersama Al-Quran akan mulia. Kita akan mulia bukan karena jabatan, harta dan sebagainya, namun seberapa dekat kita dengan Al-Quran itu yang menjadi sebuah kesempurnaan untuk manusia,” pungkas Heri Koswara. (RDK)



Be the first to comment on "Solusi untuk Difabel, Heri Koswara Apresiasi Langkah Pembinaan Membaca Mushaf Al-Qur’an Isyarat di Kota Bekasi"