DPDPKSKOTABEKASI – Setelah berlalunya bulan Ramadhan dan dirayakannya Idul Fitri 1444 H, berbagai kelompok pengajian rutin dimulai kembali.
Bagi Ketua BPKK DPC PKS Bekasi Timur yang juga merupakan BCAD Dapil Bekasi Timur dan Bekasi Selatan Neneng Arfiani yang memang sering bergiat diberbagai kelompok pengajian, kesempatan ini digunakan untuk kembali memperkenalkan PKS kepada para anggota pengajian.
Kamis (25/05/2023) kembali diaktifkan kelompok pengajian Tahsin di lingkungan RT 02/RW 07 Kelurahan Duren Jaya.
Dalam pembukaan kembali kelompok pengajian ini, selain mengingatkan tentang lambang baru PKS, Neneng juga memperkenalkan tandemnya, yaitu BCAD untuk DPRD Provinsi Jawa Barat Heri Koswara dan BCAD untuk DPR RI yakni Titi Masrifahati.
Di hari yang berbeda, Senin (29/05/2023) Neneng Arfiani bersilaturahmi dengan menghadiri pengajian di Majelis Ta’lim Al-Ikhlas di lingkungan RW 07 Kelurahan Bekasi Jaya. Pada kesempatan ini pun Neneng tidak lupa menyelipkan pengenalan PKS dan BCAD yang menjadi tandemnya.
Dari silaturahim di MT Al-Ikhlas ini didapatkan “oleh-oleh” berupa ajakan dari beberapa jama’ah untuk bersilaturahmi ke beberapa kelompok pengajian dan ustadzah di lingkungan Kelurahan Bekasi Jaya. Hal ini akan ditindaklanjuti dalam beberapa waktu ke depan.
Selain kunjungan silaturahim ke berbagai kelompok pengajian, Neneng juga sigap “bergerilya” mengenalkan PKS ke orang-orang yang ditemuinya. Diantaranya adalah keluarga tukang tambal ban.
Kejadiannya bermula dari ban motor beat Neneng yang kempes. Dilihat dari cepatnya ban tersebut kempes, dicurigai ada kebocoran, maka Neneng segera mengarahkan motornya ke tukang tambal ban yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

Setelah diperiksa, ternyata memang ban motor tersebut bocor terkena paku. Sambil menunggu tukang tambal ban menambal ban yang bocor, Neneng mengobrol dengan istri tukang tambal ban itu. Dalam obrolan itulah Neneng mengenalkan PKS dan posisi dirinya sebagai BCAD.
“Alhamdulillah ternyata Allah menggerakkan hati istri tukang tambal ban untuk mau menjadi anggota PKS dengan kesediaannya membuat KTA. Yang cukup mengejutkan adalah ternyata keluarga tukang tambal ban itu bukan beragama Islam,” ujar Neneng.
Pada kesempatan lain, Neneng mengenalkan posisi dirinya sebagai BCAD kepada Teh Eneng yang merupakan pemasok air isi ulang langganannya. Yang menggembirakan adalah bukan Teh Eneng sendiri saja, melainkan seluruh keluarganya (orang tua, saudara dan anak serta menantunya) menyatakan akan memilih PKS dan para BCADnya.
Demikian juga mbakyu penjual sayur yang sering lewat di depan rumahnya, tidak luput dari promosi yang dilakukan Neneng, meskipun mbakyu tersebut berasal dari daerah dan bukan pemegang KTP Kota Bekasi.
Neneng menyatakan akan terus bergerak mengenalkan PKS dan para BCADnya meski dengan kemampuan yang terbatas. (Tto)





Be the first to comment on "BPKK DPC PKS Bekasi Timur Kembali Kenalkan PKS pada Masyarakat"