Rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia; ratusan di antaranya racun, puluhan karsinogen. Dampaknya luas: paru-paru (kanker, PPOK), jantung dan pembuluh darah (hipertensi, serangan jantung, stroke), juga risiko kehamilan bermasalah. Perokok pasif ikut terpapar; bahkan third-hand smoke menempel di pakaian, sofa, dan dinding.
Kabar baiknya, berhenti merokok memberi manfaat cepat. Dalam 20 menit, detak jantung turun; dalam beberapa minggu, sirkulasi membaik, napas lebih lega; dalam bulan-tahun, risiko penyakit berat menurun drastis.
Strateginya: tetapkan tanggal berhenti, tulis alasan personal (keluarga, kesehatan, finansial), dan kenali pemicu (kopi, stres, situasi sosial). Siapkan pengganti: permen bebas gula, air putih, napas dalam. Pertimbangkan terapi pengganti nikotin (permen karet/patch) dan konseling. Aplikasi pendukung, grup sebaya, dan dukungan keluarga meningkatkan peluang sukses.
Bersihkan rumah dan mobil dari asap serta korek untuk memutus kebiasaan. Rayakan setiap minggu bebas rokok, hitung uang yang dihemat sebagai motivasi. Dorong kebijakan rumah bebas asap demi melindungi anak dan lansia.
Berhenti merokok memang menantang, tapi jauh lebih menantang hidup dengan penyakit akibat rokok. Langkah kecil hari ini adalah hadiah besar untuk kesehatan esok.
DPDPKSKOTABEKASI - Ada pemandangan tidak biasa di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi. Di bawah langit…
DPDPKSKOTABEKASI - Halaman Gedung DPRD Kota Bekasi menjadi lokasi apel pengerahan dan pelepasan peserta Kemah…
DPDPKSKOTABEKASI — Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya Putra, membawa angin segar bagi…
DPDPKSKOTABEKASI — Delapan puluh satu tahun setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan di Pegangsaan Timur 56,…
DPDPKSKOTABEKASI — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kota Bekasi meluncurkan SERAMBI (Shelter…