KEGIATAN TERSTRUKTUR

Hadiri Temu RKI, Legislator PKS: Ketahanan Negara Bermula dari Ketahanan Keluarga

DPDPKSKOTABEKASI — Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Abdurrahman menegaskan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi ketahanan bangsa. Hal itu disampaikan dalam acara Temu Rumah Keluarga Indonesia (RKI) bertema “Bersama PKS, Wujudkan Keluarga Tangguh Indonesia”, yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Bekasi Timur, Sabtu (4/10/2025), di Gedung Serbaguna Binaul Ummah, Kota Bekasi.

Acara yang diikuti ratusan peserta, didominasi perempuan, ini menghadirkan dua narasumber: Ahmad Sadzali, Lc., ME., dan Dra. Fadhliah Syamsudin, konsultan keluarga. Kegiatan juga diramaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, cek gula darah, asam urat, dan pembagian doorprize.

Dalam sambutannya, Mahfudz Abdurrahman—anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Barat VI yang juga Pembina RKI Kota Bekasi—menyampaikan bahwa PKS konsisten memperjuangkan ketahanan keluarga sebagai pondasi utama bangsa.

“Ketahanan negara bermula dari ketahanan keluarga,” tegas Mahfudz. “Keluarga yang kuat dan berkualitas melahirkan manusia unggul, generasi tangguh, berkarakter baik, dan berkontribusi terhadap ketahanan nasional.”

Mahfudz juga menyinggung perjuangan PKS di parlemen dalam mendorong Rancangan Undang-Undang Ketahanan Keluarga. Meski sempat tertahan, ia memastikan semangat memperkuat ketahanan keluarga terus dilanjutkan. “PKS sangat peduli terhadap persoalan keluarga, ibu, dan anak. Karena keluarga adalah unsur vital dalam peradaban dan pembangunan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, setelah RUU Ketahanan Keluarga tidak berlanjut, Fraksi PKS mendukung RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak yang kini telah disahkan menjadi undang-undang. “Ini bagian dari upaya negara mewujudkan masyarakat beradab, adil, dan makmur. Kesejahteraan ibu dan anak tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Menurut Mahfudz, keluarga berperan penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. “Saat ini ibu dan anak masih tergolong kelompok rentan, terlihat dari masih tingginya angka kematian ibu dan anak. Karena itu, keluarga harus kuat dan negara harus hadir,” tambahnya.

Salah satu peserta, Ibu Tiwi, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Sebagai istri dan orang tua, kami butuh ilmu yang bermanfaat untuk mengatasi persoalan dalam keluarga. Terima kasih kepada PKS dan Pak Mahfudz yang sudah hadir dan peduli,” ujarnya.

adminhumaspks

Recent Posts

Sabet Award di Jogja, DPD PKS Kota Bekasi Raih Penghargaan Pengelolaan Media Sosial Terbaik Jawa Barat

DPDPKSKOTABEKASI – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi  mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa…

3 hours ago

Komunitas Senam Fun Family Medan Satria Gandeng Primaya Hospital Bekasi Timur Gelar Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis untuk Lansia

DPDPKSOTABEKASI - Komunitas senam Fun Family Medan Satria kembali menggelar kegiatan olahraga bersama yang dirangkaikan…

1 week ago

Ketua DPD PKS Kota Bekasi Fendaby Surya: LATANSA Bentuk 1.000 Kader Perempuan Tangguh Bela Negara

DPDPKSKOTABEKASI – Sebanyak 1.000 kader perempuan PKS se-Kota Bekasi mengikuti Latihan Dasar Kader Perempuan (LATANSA)…

2 weeks ago

DPW PKS Sumbar Belajar Tata Kelola Pendanaan Partai ke DPD PKS Kota Bekasi

DPDPKSKOTABEKASI – DPD PKS Kota Bekasi menerima kunjungan studi banding yang diikuti 20 pengurus Tim Bendahara…

2 weeks ago

Bendahara DPD PKS Kota Bekasi Ii Marlina: LATANSA Jadi Ruang Pembinaan

DPDPKSKOTABEKASI - Bendahara DPD PKS Kota Bekasi, Hj. Ii Marlina, S.Pd., menekankan pentingnya membangun ketangguhan…

2 weeks ago

Bingo Sehat Keluarga Medansatria Semarakkan Hari Keluarga Nasional dengan Semangat Kebersamaan

DPDPKKOTABEKASI  - Hangatnya kebersamaan terasa menyelimuti Taman Meli-Melo, Harapan Indah, Bekasi, pada Minggu (28/6). Sekitar…

1 month ago