DPDPKSKOTABEKASI – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menegaskan bahwa setiap pejabat publik PKS—baik di legislatif maupun eksekutif—wajib menjadikan nilai bersih, peduli, profesional, dan negarawan sebagai pedoman nyata dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) PKS 2025 bertema “Inovasi Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Masyarakat” di Hotel Sultan, Jakarta. Kegiatan ini dihadiri seluruh anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PKS di seluruh Indonesia.
Almuzzammil menegaskan bahwa Bimteknas bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi, dan membangun kolaborasi antarlembaga dan antarpemangku jabatan publik PKS.
“Bimteknas ini menjadi ajang untuk meneguhkan komitmen, meningkatkan kapasitas, dan mempererat kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita siap bersinergi dengan pemerintah demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang dianut pejabat publik PKS harus benar-benar hadir dalam tindakan, bukan hanya menjadi slogan politik.
“Pejabat publik PKS harus bersih, peduli, profesional, dan negarawan. Nilai-nilai ini bukan hiasan, tetapi harus terlihat dalam perilaku dan keputusan setiap hari,” jelasnya.
Menurut Almuzzammil, nilai bersih mencakup kepatuhan terhadap hukum, etika, dan moral.
“Kita ingin seluruh pejabat publik PKS menjaga integritas dengan prinsip Zero Case, tanpa pelanggaran hukum maupun etika,” tegasnya.
Sementara nilai peduli diwujudkan melalui perhatian serius terhadap persoalan masyarakat dan upaya menghadirkan solusi yang nyata. Nilai profesional menandai kompetensi pejabat dalam menyelesaikan persoalan secara efektif. Adapun nilai negarawan menegaskan kewajiban mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan elektoral.
“Kita ingin menghadirkan politik pelayanan, bukan politik kekuasaan. Politik yang berorientasi pada kemaslahatan rakyat dan masa depan bangsa,” imbuhnya.
Menutup sambutan, Almuzzammil mengajak seluruh pejabat publik PKS menjadikan amanah jabatan sebagai ruang pengabdian yang tulus.
“Kita ingin rakyat merasakan kehadiran pejabat publik PKS yang bersih, peduli, profesional, dan berjiwa negarawan. Inilah cara kita berkhidmat untuk Indonesia,” pungkasnya.

Be the first to comment on "PKS Tegaskan Nilai Integritas Pejabat Publik"