DEWAN PIMPINAN TINGKAT DAERAH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DPD PKS Kota Bekasi

Forum Ayah Medan Satria Dorong Peran Ayah dalam Membentuk Keluarga dan Anak Berkarakter

August 11, 2026 · BERITA TERKINI · 3 menit baca · 5 kali dibaca

DPDPKSKOTABEKASI — Forum Ayah Medan Satria mendorong para ayah untuk tidak hanya hadir sebagai pencari nafkah, tetapi mengambil peran aktif dalam membangun keluarga yang kuat serta membentuk karakter anak.

Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Parenting Forum Ayah Medan Satria yang dirangkaikan dengan agenda pengawasan penyelenggaraan pemerintahan DPRD Provinsi Jawa Barat, di Aula Rumpikal, Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi, Ahad (9/8/2026).

Seminar menghadirkan H. Aris Setyawan, S.TP., CHT, motivator character building nasional sekaligus Ketua Forum Ayah DPW PKS Jawa Barat, sebagai pembicara.

Ketua DPC PKS Medan Satria, Nurmawan, mengatakan keberadaan Forum Ayah diharapkan menjadi ruang bagi para ayah untuk terus belajar, bertukar pengalaman, dan membangun komunikasi dalam menjalankan perannya di keluarga.

Menurutnya, seorang ayah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus mengarahkan anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

“Bukan hanya memiliki tanggung jawab kepada keluarga, tetapi bagaimana kita sebagai ayah bisa melindungi anak dan keluarga, menjaga ketahanan rumah tangga, serta mengarahkan anak-anak menjadi lebih baik,” ujar Nurmawan dalam sambutannya.

Ia berharap Forum Ayah Medan Satria tidak berhenti pada kegiatan seminar, tetapi berkembang menjadi forum komunikasi dan ruang belajar bersama bagi para ayah.

“Bagaimana kita sama-sama belajar untuk menjadi ayah-ayah yang terbaik untuk keluarga,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lilis Nurlia, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda pengawasan penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi salah satu fungsi anggota legislatif.

Lilis menjelaskan, kegiatan yang semula dirancang sebagai sosialisasi peraturan daerah kemudian disesuaikan menjadi kegiatan pengawasan. Menurut dia, fungsi pengawasan merupakan bagian dari tugas anggota DPRD selain legislasi dan penganggaran.

“Intinya kita mengumpulkan masyarakat, entah itu dari keluarga, tokoh masyarakat atau masyarakat secara umum, agar mengetahui fungsi dan tugas anggota DPR,” kata Lilis.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara anggota DPRD dengan struktur organisasi di tingkat daerah dalam menjalankan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dalam seminar tersebut, Aris Setyawan mengajak para ayah untuk memperkuat kedekatan dengan anak melalui komunikasi dan interaksi yang lebih intens.

Menurut Aris, keterlibatan ayah dalam pendidikan anak dapat memberikan pengaruh terhadap kepercayaan diri, semangat belajar, hingga pencapaian anak.

Ia mencontohkan pengalamannya saat mendampingi sejumlah sekolah unggulan. Menurut pengamatannya, keterlibatan orang tua, termasuk ayah, menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan anak.

“Kalau hubungan dengan ayahnya bagus, anak menjadi lebih percaya diri, lebih semangat dan lebih terdorong untuk meraih prestasi,” ujar Aris.

Aris juga menekankan pentingnya komunikasi antara ayah dan anak. Menurutnya, ayah perlu membangun kebiasaan berdiskusi dan berbicara dari hati ke hati dengan anak.

“Anak harus sering diajak ngobrol, sering diajak diskusi. Komunikasi yang mendalam itu penting,” katanya.

Ia mengingatkan para peserta bahwa pendidikan anak pada dasarnya juga dimulai dari kualitas orang tua.

Karena itu, menurut Aris, membangun keluarga yang kuat tidak cukup hanya dengan memperhatikan pendidikan anak, tetapi juga menuntut ayah dan ibu untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri.

“Keluarga yang sukses bukan hanya keluarga yang sukses dalam kehidupan dunia, tetapi keluarga yang bisa berkumpul bersama di dunia dan berkumpul kembali di surga,” ujarnya.

Seminar tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan Forum Ayah Medan Satria sebagai ruang bagi para ayah untuk saling belajar dan membangun peran keluarga yang lebih kuat di tengah tantangan pengasuhan anak.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *