DEWAN PIMPINAN TINGKAT DAERAH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DPD PKS Kota Bekasi

Pasangan Suami Istri, yang Lupa Kata Afwan di Setiap Agenda PKS

August 17, 2021 · Tulisan Kader · 2 menit baca · 2 kali dibaca
pks

DPDPKSKOTABEKASI – Di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, ke-76 saya mengingat dua orang rekan yang tak pernah hilang semangatnya untuk membersamai Partai Keadilan Sejahtera ini. Dan sekarang, beliau berdua malah menjadi ujung tombak relawan HK di wilayah Jatiwaringin.

Namanya Ahmad Minen biasa di panggil Bang Amak dan Istrinya namanya Kuti. Mereka berdua adalah kader yang serba bisa. Dari mengurus jenazah, fogging, tim pelayanan kesehatan, markas dapur umum di rumahnya saat ada kejadiannya bencana, pelaksana pendistribusian hewan daging qurban untuk kader dan simpatisan di wilayah DPRa PKS, dan yang paling keren adalah menjadi petugas satgas Covid-19 di DPRa PKS Jatiwaringin.

Kader andalan dan panutan, bagi saya, dan tak memungkinkan bagi yang lain pula, saya sangat terinspirasi beliau berdua.

Selalu ada di depan, baik dalam kegiatan maupun segala aktivtias terkait relawan HK.

Luar biasa sekali dedikasinya, perjuangan, pengorbanan waktu, juga tenaganya. Saya adalah saksinya, yang sekaligus terinspirasi dari beliau berdua. Semoga kalian menjadi inspirasi bagi kader lainnya seperti saya terinspirasi.

Hal yang selalu saya ingat adalah seperti terlupa dalam kamus mereka berdua bahwa ada kata ‘afwan’ (maaf), namun mereka tak pernah menggunakannya, bahkan bila tugas atau kegiatan menghampiri, mereka selalu hadir dan berada di garis depan.

Pasangan suami istri dengan empat anak dan dua cucu ini, selalu menjadi inspirasi bagi kami. Di saat merasa lelah dalam giat di Partai Keadilan Sejahtera ini saya jadi teringat kata-kata Almarhumah Ustadzah Yoyoh Yusroh.

Yaitu; Wanita muslimah yang merupakan bagian tak terpisahkan dari umat ini sudah sepantasnya bangkit untuk berkonstribusi dalam mempertahankan Islam dan umatnya. Kata malas , tidak ada waktu, belum cukup ilmu, capek, lemah, lesu, sudah tua, yang muda saja, dan seribu satu alasan lainnya hanya muncul karena dua kemungkinan cinta dunia atau takut mati.

Sehat terus Bang Amak dan Bu Kuti engkau panutan dan inspirasi bagi kami semua di DPRa PKS Jatiwaringin. (RDK)

Ditulis oleh : Roni Susanto
Kader DPRa PKS Jatiwaringin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *